Tiga Preman Pantai Airanyir Salah Gunakan Surat Kades

Tiga tersangka, diduga preman pemeras muda-mudi pacaran di Pantai Airanyir Merawang Bangka disinyalir menyalah-gunakan surat edaran dari Kades

Tiga Preman Pantai Airanyir Salah Gunakan Surat Kades
bangkapos.com/dok
Ilustrasi : razia preman

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tiga tersangka, diduga preman pemeras muda-mudi pacaran di Pantai Airanyir Merawang Bangka disinyalir menyalah-gunakan surat edaran dari Kepala Desa (Kades) Airanyir.

Surat edaran soal pengamanan pantai, justru dijadikan senjata bagi pelaku untuk berbuat semena-mena pada pengunjung pantai.

"Awalnya kan Kades memberi mandat kepada tersangka untuk membantu pengamanan di Pantai Airanyir. Karena awalnya tiga tersangka ini tidak punya pekerjaan, jadi dikasih honor untuk jaga pantai," kata Kapolsek Merawang AKP Joko Handono mewakili Kapolres AKBP Sekar Maulana, Senin (4/11/2015).

Mandat yang diberikan Kades kepada para tersangka, disertai semacam surat edaran. Namun, surat edarab dari kades ini dipolitisir oleh para tersangka pelaku untuk mencari keuntungan pribadi.

"Pelaku menyalah- gunakan surat Kades. Makanya Kades (Airanyir) juga kesal saat tahu surat dari desa itu disalahgunakan pelaku untuk memeras korban, muda-mudi yang pacaran di pantai ini," kata Kapolsek.

Dilansir sebelumnya disebutkan, tiga pria yang diduga preman, pemeras muda-mudi pengunjung Pantai Airanyir Merawang ditangkap. Mereka masing-masing SN (36), HP (19) dan RN (27).

Penangkapan tiga tersangka oleh Polsek Merawang bermula dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa ada kawanan pemuda yang membuat resah dengan seringkali melakukan pemalakan atau pemerasan kepada muda-mudi yang pacaran di sepanjang Pantai Airanyir.

Penulis: ferylaskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved