Air Baku PDAM Hanya Tersisa Di Tengah Kolong

Dua kolong dari tiga sumber air baku yang dijadikan PDAM Tirta Bangka untuk mengalirkan air ke pelanggan mengalami kekeringan.

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Dua kolong dari tiga sumber air baku yang dijadikan PDAM Tirta Bangka untuk mengalirkan air ke pelanggan mengalami kekeringan.

Kondisi ini menurut Dirut PDAM Tirta Bangka Welliandra membuat pihaknya khawatir.

BACA: Pemerintah Tidak Jadi Naikkan Tarif Listrik 1 Januari 2016

Dua kolong yakni Kolong PDAM dan Kolong PLTD keduanya berada di desa Merawang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kep Bangka Belitung airnya terus menyusut akibat kemarau berkepanjangan.

Sempat timbul asa ketika hujan turun beberapa hari lalu, namun tidak berlangsung lama.

Kedua kolong saat air hujan turun bisa mencapai kedalaman 13-20 meter.

"Sekarang lihat sendiri kedalamannya hanya 1-2 meter itupun air tersisa di tengah kolong," kata Welli, Kamis (5/10/2015).

Pihak PDAM terpaksa menggilir pelangganya untuk dialiri air bersih.

BACA: Kapolres Cianjur Banjir Pujian Karena Bantu Ibu Pemasak Batu

Menurut Dirut PDAM Welliandra pihaknya masih mengandalkan satu kolong lagi yakni Kolong DAM Pemali.
Walaupun mengalami penyusutan namun ketiga kolong masih bisa disedot airnya walaupun sangat berkurang.

Untuk kolong PDAM Merawang khusus untuk mengalir warga di Kecamatan Merawang.
Kolong DAM Pemali untuk mengalir pelanggan di Kecamatan Pemali dan Sungailiat.

Sedangkan Kolong PLTD Merawang saat ini tidak disedot karena jembatan tempat pompa mengalami roboh sehingga dalam perbaikan.

"Debit air ke pelanggan jauh berkurang sehingga dilakukan penggiliran per wilayah kondisi ini saya minta maaf karena bukan karena teknis namun karena faktor alam," kata Welliandra.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved