Disperindag Babel Bagikan Sembako ke 2.000 Warga Kurang Mampu

Sebanyak 2.000 warga rumah tangga kurang mampu dari Kecamatan Sungailiat dan Pemali berdesakan ketika hendak membeli sembako

Disperindag Babel Bagikan Sembako ke 2.000 Warga Kurang Mampu
Nurhayati / Bangkapos.com
Pihak Disperindag Babel mengambil kupon dan uang Rp 65.000 kepada warga yang telah mendapatkan sembako bersubsidi, Kamis (5/11/2015) di Halaman Kantor Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Sebanyak 2.000 warga rumah tangga kurang mampu dari Kecamatan Sungailiat dan Pemali berdesakan ketika hendak membeli sembako bersubsidi, Kamis (5/11/2015) di Halaman Kantor Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka.

Sebagian warga tampak sudah berusia lanjut dan sebagian warga membawa anaknya yang masih bayi atau balita.

Diakui Kepala Disprindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka Syafarudin penyaluran sembako bersubsidi ini disalurkan langsung oleh disperindag provinsi.

"Masalah kupon kita salurkan langsung ke kecamatan. Kita nitip ke camat. Jadi untuk distribusi kupon ke yang berhak menerimanya itu dari pihak kecamatan. Dinas perindag dalam hal ini hanya menyampaikan kupon," kata Syafarudin kepada bangkapos.com di ruang kerjanya.

Untuk penyaluran sembako subsidi ini menurutnya dari Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka hanya dilibatkan dua orang dalam kepanitiaan.

Sedangkan jumlah paket sembako yang dibagikan untuk Kecamatan Sungailiat dan Pemali sebanyak 2.000 paket sembako, Kecamatan Belinyu sebanyak 900 paket, Riausilip sebanyak 500 paket, Merawang sebanyak 600 paket, Mendobarat sebanyak 800 paket, Pudingbesar 500 paket dan Bakam sebanyak 500 paket dengan total sebanyak 5.800 paket sembako.

Diakui Syafarudin, pihaknya sudah meminta kepada disperindag provinsi agar sembako bersubsidi ini diserahkan langsung penyalurannya kepada disperindag di kabupaten/kota tetapi mereka mengatakan mau belajar.

"Untuk pengamanan kita minta bantuan satpam karena ini baru pertama dilakukan provinsi di Kabupaten Bangka. Kami dari awal sudah menginformasikan ke provinsi kalau memang di kabupaten serahkan ke kabupaten/kota tetapi mereka kelihatannya mau belajar.
Kita sudah menginformasikan kalau peserta 2.000 tolong keamanannya dimana, tetapi provinsi kelihatannya ogahan-ogahan saja. Kami berusaha dalam hal ini di Pemerintah Kabupaten Bangka, insya Allah tidak terjadi apa-apa," ungkap Syafarudin.

Ia mengatakan warga yang berhak menerima paket sembako bersubsidi ini yang memiliki kupon,sedangkan yang tidak membawa kupon tidak dapat.

Untuk tepat sasaran atau tidak menurutnya diserahkan kepada pihak kecamatan masing-masing yang membagikan kupon kepada rumah tangga kurang mampu yang berhak menerima paket sembako bersubsidi.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved