Yuliswan Khawatir Bagi Sembako Tak Tepat Sasaran Bisa Terkait Masalah Hukum

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel Yuliswan mengaku sudah melibatkan dan bekerjasama dengan disperindakop

Yuliswan Khawatir Bagi Sembako Tak Tepat Sasaran Bisa Terkait Masalah Hukum
Nurhayati / Bangkapos.com
Gubernur Babel H Rustam Effendi didampingi Bupati Bangka H Tarmizi Saat, Kepala Disperindag Babel HM Yuliswan memukul beduk tanda penyaluran sembako bersubsidi, Kamis (5/11/2015) di halaman Kantor Disperindagkop Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel Yuliswan mengaku sudah melibatkan dan bekerjasama dengan disperindakop dan UMKM kabupaten/kota di Babel untuk penyaluran sembako bersubsidi di tujuh kabupaten/kota di Babel.

"Saya sudah rapat berulang kali sama kawan-kawan kabupaten/kota. Ini kan baru pertama kita lakukan. Kepanitiaannya banyak, ada 30 orang. Jadi ada keamanan karena baru kan, mungkin kawan-kawan ini saya lihat ada yang belum pas. Saya perintahkan kemarin itu berapa meja, minimal tiga tetapi ini akan kita perbaiki lagi besok, tetapi masing-masing kabupaten sudah kita libatkan. Kepala dinasnya kita undang, kita rapat ini karena data kita lihat bukan kita langsung drop-drop," kata Yuliswan kepada bangkapos.com saat dikonfirmasi mengenai kurang tertibnya penyaluran sembako bersubsidi, Kamis (5/11/2015) di Kantor Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka.

Ia khawatir nanti jika tidak dilaksanakan dengan baik maka tidak tepat sasaran sehingga bisa tersangkut masalah hukum.

"Kalau prinsip kita begini, kalau tidak teliti kan bukan yang berhak menerima. Kita berbuat baik tahu-tahu kita tersangkut masalah hukum," kata Yuliswan.

Disinggung mengenai sembako seperti beras yang baru tiba di Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka, Kamis (5/11/2015) pukul 03.00 WIB dinihari, menurutnya terjadi karena kapal terkendala tidak bisa merapat.

"Kendala kapalnya jadi kemarin tidak bisa merapat. Semalem itu sebenarnya sudah dipack jadi kapal ini ada minyak goreng didalam terlambat. Iya beras juga. Mudah-mudahan semuanya lancar," harap Yuliswan.

Untuk kupon paket sembako bersubsidi, menurutnya diserahkan pihaknya kepada disperindakop kabupaten/kota yang kemudian membagikan kepada camat, lurah dan kades.

"Kalau kami ngasihkan, nanti dak etis," tegas Yuliswan.

Dia mengaku persiapan untuk sembako bersubsidi ini sudah dua bulan lalu dilaksanakan. Dimana pihaknya sudah melaksanakan rapat dengan pihak disperindagkop di kabupaten/kota.

"Jangan sampai nanti, saya tidak mau ada dusta diantara kita. Saya ajak dia rapat, apa kendalanya," ungkap Yuliswan.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help