Kedua Kaki Bocah Korban Kebakaran Kebun Ini Akan Diamputasi

Jessica yang mengalami luka bakar di kedua kakinya, membutuhkan perawatan intensif. Dokter menyarankan kedua kaki bocah malang ini diamputasi.

Kedua Kaki Bocah Korban Kebakaran Kebun Ini Akan Diamputasi
bangkapos.com/Riki Pratama
Jesika(3) Yang Sedang dirawat di ruang luka bakar RSUD Depati Hamzah, Jumat (23/10/2015) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza Munzi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penderitaan Jesica (3) warga Dusun V RT 001 Desa Kace Kecamatan Mendobarat, Bangka belum berakhir. Kedua kakinya terluka akibat tersulut api yang membakar kebun milik ayahnya.

Jessica yang mengalami luka bakar di kedua kakinya, membutuhkan perawatan intensif. Dokter menyarankan kedua kaki bocah malang ini diamputasi.

Namun, pihak keluarga masih bertahan Jesica menjalani perawatan lebih lanjut karena mempertimbangkan masa depan anak ketiga pasangan Rudianto (40) dan Kartini tersebut.

BACA: Ini Trik Rossi Melesat dari Belakang Finis di Posisi 4

"Sepuluh jari kakinya sudah dipotong habis dan dokter mau amputasi kaki di bagian dengkul. Pihak keluarga tidak mau, kasihan anak sekecil itu harus diamputasi. Sekarang Jesica dirawat orangtuanya di rumah kontrakan dekat RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) Jakarta," kata Margarita, yang ikut membantu perawatan Jesica di rumah sakit Jakarta, Senin (9/11/2015).

Margarita yang bekerja sebagai PNS di Pemprov Babel, saat ini menggalang dana untuk membantu biaya pengobatan Jesica. Menurutnya, saat operasi awal pihak keluarga mengeluarkan biaya Rp 125 juta.

Kebetulan keluarga ini belum mengantongi Kartu BPJS Kesehatan. Orangtua Jesica terpaksa menggadaikan rumah di Desa Kace sebesar Rp 70 juta, untuk perawatan putrinya.

"Kemarin ada beberapa donatur yang peduli, baik di Bangka maupun di Jakarta. Namun, kedepan masih banyak biaya dibutuhkan, baik untuk pengobatan maupun keluarga yang merawat. Biaya kontrakan, makan dan minum membutuhkan banyak biaya," ujarnya.

BACA: Punya 39 Istri, Pria Ini Layani 8 Istri Dalam Semalam

"Saat saya menemani keluarga Jesica di rumah sakit, saya tak kuasa menahan tangis ketika Jesica berteriak kesakitan. Waktu itu dokter membersihkan daging yang terkelupas di kaki. Jesica berteriak, mak sakit mak," kata Margarita.

Rudianto sehari-harinya bekerja sebagai petani. Saat kejadian, di kebun nanas Desa Kace, api membakar semak-semak, Selasa (20/10/2015) sore.

Dia berusaha memadamkan api. Namun nahas bagi Jesica terjebak di semak-semak yang terbakar. Api membakar kedua kakinya sehingga Jesica tak dapat berjalan.

Setelah menjalani perawatan di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, Jesica akhirnya dibawa ke Jakarta. Namun, api sudah terlalu dalam menghanguskan kaki Jesica.

Semoga ada jalan bagi kesembuhan adik Jesica, amin.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved