APBD Bateng Tembus Rp 1,131 Triliun

Sempat tertunda lantaran tidak kuorum, akhirnya APBD Bangka Tengah 2016 disahkan menjadi perda di ruang Paripurna DPRD Bateng, Selasa (10/11).

APBD Bateng Tembus Rp 1,131 Triliun
bangkapos.com/Zulkodri
Pimpinan DPRD Bateng, ketika menyerahkan berkas APBD 2016 kepada PJ Bupati Bateng, Sunardi usai disyahkan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Bateng, Selasa (10/11/2015).

KOBA, BANGKA POS - Sempat tertunda lantaran tidak kuorum, akhirnya APBD Bangka Tengah 2016 disahkan menjadi perda di ruang Paripurna DPRD Bateng, Selasa (10/11).

Pendapatan daerah Kabupaten Bangka Tengah diproyeksi tembus sebesar Rp 1.131.194.982.850 dengan Penghasilan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 83 miliar lebih.

Sedangkan, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 1.194.929.459.750. Anggota DPRD Bateng yang hadir sebanyak 21 orang, sedangkan Jumro Toha, Alwi, Murzana dan Bastianus tidak hadir.

Hadir dalam rapat paripurna Penjabat Bupati Bateng Sunardi, Plt Sekda Bateng Saimi, kepala SKPD di lingkungan Pemkab Bateng dan tamu undangan lainnya.

Sunardi mengatakan, strategi perumusan prioritas Rancangan APBD tahun anggaran 2016 adalah meningkatkan APBD untuk program penanggulangan kemiskinan serta pemberdayaan masyarakat.

RAPBD 2016 juga dibuat untuk mendukung program strategis pemerintah provinsi dan pusat. Meningkatkan kehidupan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan dan meningkatkan fasilitas umum serta sosial.

"Saat ini, permasalahan yang sangat mendasar adalah mengenai jumlah penduduk miskin dan pengangguran yang masih tinggi. Rendahnya sumber pendanaan pembangunan yang berasal dari pendapatan daerah sehingga kita sangat tergantung APBN. Untuk itu dirumuskan strategi prioritas RAPBD (rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah) tahun anggaran 2016," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Bateng Syahroni mengatakan diresmikan RAPBD menjadi APBD tahun anggaran 2016, diharapkan pihak eksekutif segera bergerak cepat, dalam menjalankan amanah APBD 2016.(zky)

Editor: Dody
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved