RSUD Belitung Belum Mampu Menangani Penyakit Hidrosefalus

RSUD dr Marsidi Judono, Kabupaten Belitung, hingga kini belum bisa menangani pasien pengidap penyakit Hidrosefalus

RSUD Belitung Belum Mampu Menangani Penyakit Hidrosefalus
bangkapos.com/Yudistira Gatra Praja
Bagian kasir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Marsidi Judono, Kabupaten Belitung, Rabu (11/11/2015). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Yudistira Gatra Praja

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Marsidi Judono, Kabupaten Belitung, hingga kini belum bisa menangani pasien pengidap penyakit Hidrosefalus (pembengkakan kepala), akibat kelebihan cairan dalam otak.

Menurut Direktur RSUD dr Marsidi Judono, Hendra, permasalahan penanganan pasien Hidrosefalus yang belum bisa pihaknya lakukan secara intensif (sungguh-sungguh) tersebut, dikarnakan belum memadainya peralatan medis dan dokter spesialis bedah saraf.

Namun untuk mengupayakan pengobatan terhadap pasien Hidrosepalus yang sebelumnya sudah pernah berobat kerumah sakit, terpaksa pihaknya memberikan surat rujukan kepada keluarga pasien, agar ditangani ke rumah sakit yang memadai peralatan medisnya, seperti yang ada di rumah sakit Sucipto, kota Jakarta.

"Kemungkinan besar pasien penyakit Hidrosepalus kebanyakan harus dioperasi, peralatan yang lengkap, untuk dikita belum memadai itu. Untuk operasi penyakit inipun harus ada dokter sepesialis berdah saraf, dan itu rumah sakit tidak ada. Karna saat operasi itu pasien dipasang selang dari perutnya, untuk mengeluarkan cairan yang ada dikepalanya," ungka Hendra, kepada posbelitung, Rabu (11/11/2015).

Penulis: Yudistira Gatra
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help