Air PDAM Tak Ngocor Warga Mandi Air Hujan

Air PDAM Tirta Bangka tak 'ngocor' selama dua hari, warga di lingkungan Parit Padang atau Bukit Betung, Kota Sungailiat

Air PDAM Tak Ngocor Warga Mandi Air Hujan
bangkapos.com/dok
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lantaran air PDAM Tirta Bangka tak 'ngocor' selama dua hari, warga di lingkungan Parit Padang atau Bukit Betung, Kota Sungailiat Kabupaten Bangka terpaksa memanfaatkan air hujan untuk keperluan mandi.

"Terpaksa pakai air hujan gara-gara air PDAM nggak ngocor ke rumah sudah hari ini," kata seorang ibu rumah tangga, Astuti (46) warga lingkungan dekat kawasan RSS Kota Sungailiat, Selasa (17/11/2015) pagi.

Menurut wanita memiliki tiga orang anak tersebut kejadian air PDAM tak mengocor di kediamannya diketahuinya sejak Minggu (15/11/2015) lalu hingga hari berikutnya yakni, Senin (16/11:2015).

Namun untunglah di kediamannya masih menyimpan stok cadangan air PDAM yang disimpan di dalam ember ukuran cukup besar sehingga pada Minggu (15/11/2015) ia bersama keluarga masih bisa memanfaatkan air PDAM yang disimpannya tersebut untuk keperluan mandi dan mencuci pakaian dan perabotan dapur.

Keesokan harinya, Senin (16/11/2015) tanpa diduga olehnya air PDAM justru kembali tak mengocor di kediamannya sehingga Astuti dan keluarganya mengaku saat itu sempat merasa kebingungan lantaran kesulitan membutuhkan air untuk keperluan mandi termasuk mencuci pakaian dan perabotan dapurnya.

"Untunglah hari senin kemarin ada hujan lebat. Jadi air hujan kita tampung untuk keperluan mandi saya dan keluarga," jelasnya.

Sementara untuk membeli air di luar PDAM ia mengaku keberatan lantaran untuk membeli air di luar PDAM ukuran satu tangki tedmon harus merogoh kantong senilai Rp 100 ribu per tangki (tadmon).

"Kalau beli air satu tangki tadmon itu kami sangat berat sekali sebab dijual seharga Rp 100 ribu per tangki itu. Mending uang saya gunakan untuk keperluan membeli pulsa token listrik," ujarnya.

Keluhan senada sempat diungkapkan oleh Agus (41), warga komplek Pemda Sungailiat, Bangka. Bahkan ia sendiri merasa sangat kesal lantaran air PDAM Tirta Bangka tak mengocor selama dua hari di kediamannya. Akibatnya ia pun mengaku kepada bangkapos.com, Senin (16/11/2015) pagi itu terpaksa disibukan mencari air bersih yang layak untuk dipakai ia dan keluarga termasuk untuk keperluan mandi & mencuci, keperluan buang air kecil & besar termasuk keperluan untuk ibadah.

"Air bersih kami dapat dari rumah teman saya. Cukup jauh saya mengambil air bersih ini. Resikonya saya jadi telat berangkat kerja gara-gara air PDAM Tirta Bangka tak mengocor selama dua hari di kediaman saya ini," ujarnya.

Dulu menurutnya sempat kejadian serupa air PDAM tak mengocor namun itu meski terjadi cuma sehari.

"Yang nggak habis pikir teganya orang PDAM itu. Seperti kejadian beberapa waktu lalu air PDAM tidak mengocor di kediaman saya. Eeh setelah ditelusuri air PDAM malah disalurkan untuk mengisi kolam renang untuk kepentingan Porwil IX Sumatera tahun ini," sesalnya.

Sementara Direktur PDAM Tirta Bangka, Welindra Basir masih diupayakan dikonfirmasi soal air PDAM tak mengocor selama dua hari menyebabkan sebagian besar pelanggan air PDAM di wilayah Kota Sungailiat mengeluh sekaligus kesal.

Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help