Banyak Pangkalan Elpiji 3 Kg Membandel

Disperindag Provinsi Babel memprediksi sekitar 20 persen elpiji 3 kilogram dipakai konsumen atau pengusaha yang mampu.

Banyak Pangkalan Elpiji 3 Kg Membandel
elpiji 3 kg 

PANGKALPINANG, BANGKA POS -- Disperindag Provinsi Babel memprediksi sekitar 20 persen elpiji 3 kilogram dipakai konsumen atau pengusaha yang mampu.

Jumlah ini dapat lebih besar karena banyak daerah yang tak tersentuh.

Kepala Disperindag Provinsi Babel Yuliswan mengatakan data tersebut berdasarkan hasil pantauan timnya di lapangan.

Dari hasil itu didapati banyak pangkalan elpiji 3 kilogram yang membandel.
"Hasil pantaun saya 20 persen tak tepat sasaran, ini karena pangkalan yang nakal dan membandel menjual ke orang yang salah," tegas Yusliswan, ketika ditemui usai menggelar acara OJK di Novotel, Rabu (25/11).

Dijelaskan Yuliswan pihaknya memiliki tim reaksi cepat untuk memantau barang-barang yang beredar termasuk gas elpiji.

Menurut dia temuan-temuan di lapangan hasil pantauan segera ditindaklnjuti oleh tim yang sudah dibentuk.

"Kawan-kawan pertamina yang harus tegas, cabut distributor dan pangkalan yang nakal, kita ada tim reaksi cepat, tim pengawasan barang beredar. Kita bukan hanya elpiji saja tapi air dalam kemasan juga. Kita akan panggil pihak pertamina dan pertambangan," katanya

Menurut Yuliswan pihaknya tidak pernah membiarkan ada penyelewengan penggunaan segala macam barang yang beredar.

Ia menceritakan sudah turun langsung ke pangkalan dan mengingatkan distributor serta pangkalan gas elpiji 3 kilogram.

"Kita indormasi dulu pemasukn ke pangkalan, misalnya di Kampung Jeruk sudah disampaikan ke distributor, satu mobi itu isinya 560 tabung. Distributor menyerahkan menyerahkan ke pangkalan, pangkalan ke rakyat, distributor ini pun sudah mengingatkan pangkalan gas subsidi ini bukan ke tokoh besar dan orang mampu," paparnya.

Halaman
12
Editor: Dody
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved