Mau Ekspor Timah? Bayar Dulu Rp 1.000 Per Kilogram

Perusahaan eksportir timah diminta menyumbang Rp 1000 perkilo setiap akan ekspor timah dan menjual timah dalam negeri.

Mau Ekspor Timah? Bayar Dulu Rp 1.000 Per Kilogram
Bangkapos/Hendra
Balok Timah-- Petugas PT BGR sedang melakukan pengecekan balok timah di ekspor. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perusahaan eksportir timah diminta menyumbang Rp 1000 perkilo setiap akan ekspor timah dan menjual timah dalam negeri.

Namun kesepakatan ini tidak berjalan jika perusahaan tidak bisa ekspor.

Kepala Disperindag Babel, Yuliswan mengatakan rapat pembahasan sumbangan Rp 1000 per kilo ini sudah beberapa kali dilaksanakan.

Secara umum kontribusi untuk PAD (Pendapatan Asli Daerah) harus disepakati bersama.

"Rapat ini sudah berulang kali kita lakukan, dan perlu kesepakatan dari pada pelaku usaha," kata Yuliswan di rumah dinas Gubernur usai rapat, Selasa (1/12).

BACA : Ada Apa Tomy Winata dan Hashim Djojohadikusumo Hadiri COP 21 di Paris

Disebutkan Yuliswan didalam perjanjian itu disebutkan pengusaha timah mengadakan kesepakatan bersama untuk meningkatkan PAD.

Sebagai kontribusi pengusaha timah bagi kemauan pemprov, Rp 1.000 perkilo setiap ekspor dan jual timah dalam negeri.

"Uang itu distor ke kas daerah, bukan kerekening pejabat," kata Yuliswan.

Sementara itu Dewan Penasehat AETI (Asosiasi Eksportir Timah Indonesia) Apik Rasjidi, mengatakan pihak perusahaan tidak mempermasalahkan hal itu.

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help