Herman Protes Empat Anggota Keluarganya Tak Masuk DPT Pilkada Bateng

Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, soal pemuktahiran daftar pemilih kembali dipertanyakan oleh warga.

Herman Protes Empat Anggota Keluarganya Tak Masuk DPT Pilkada Bateng
dok. bangkapos.com
Komisioner KPU Bateng ketika menandatangani berita acara Rapat Peleno Rekapitulasi DPTb 1 Pilkada Bateng 2015, Rabu (28/10/2015) di Gedung Serba Guna Kecamatan Koba.

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, soal pemuktahiran daftar pemilih kembali dipertanyakan oleh warga.

Pasalnya sejumlah warga yang sudah didata kembali oleh PPS tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun Daftar pemilih Tetap Tambahan 1 (DPTb1). Selain itu, sebagian warga belum menerima surat undangan (formulir C6).

Keluhan ini, dikatakan oleh warga RT 09 Kelurahan Koba, Herman Effendi kepada bangkapos.com, Kamis (03/12/2015).

"Keluarga saya ada empat orang, tetapi yang terdaftar di DPT hanya tiga orang, anak saya atas nama Hendar tidak terdaftar, begitu juga tidak ada dalam DPTb1," ujar Herman.

Parahnya lagi, dikatakan Herman, di dekat rumahnya juga yang merupakan tetangganya, dr Anas juga sekeluarga tidak terdaftar dalam DPT.

Selain itu, mereka juga belum mendapat formulir C6 (surat pemberitahuan/ undangan).

"Itu, sekeluarga dr anas tidak terdaftar, ini, yang masuk dalam DPT malah, orang yang keberadaannya tidak jelas lagi. Saya melihat DPT yang ditempel KPU dan difotokopi KPU ini, DPT lama saat Pilpres kemarin, sebab saat saya kroscheck ke petugas, sudah didata, tetapi kok tidak masuk dalam DPT. Mana namanya tidak sesuai nomor urut kalau tidak berdasarkan nama Abjad. Hal ini, untuk memudahkan PPS memberikan surat undangan (formulir C6)," keluhnya.

Penulis: zulkodri
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help