MPK Unjuk Rasa ke Dewan, Bukan Pro Ajudin

Masyarakat Peduli Kampong (MPK) tetap berharap DPRD Kabupaten Belitung dapat membentuk panitia khusus

MPK Unjuk Rasa ke Dewan, Bukan Pro Ajudin
bangkapos.com/rusmiadi
Suherman memperlihatkan surat dari Fraksi Partai Nasdem kepada pimpinan DPRD Belitung, terkait persetujuan pembentukan pansus, Senin (7/12) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Rusmiadi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Masyarakat Peduli Kampong (MPK) tetap berharap DPRD Kabupaten Belitung dapat membentuk panitia khusus (pansus), untuk menyelesaikan persoalan lahan di Desa
Tanjung Binga dan Desa Keciput, Kecamatan Sijuk.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya ke dewan, saat aksi unjuk rasa Masyarakat Peduli Kampong ke DPRD Belitung beberapa waktu lalu. Karena persoalan lahan di dua desa tersebut menjadi polemik, terkait adanya nota kesepahaman (MoU) tahun 1992, antara pihak pemerintah daerah sebelumnya, dengan pihak perusahaan untuk pemanfaatan daerah wisata.

"Aksi kami kemarin ke dewan bukan aksi yang pro Ajudin, tapi aksi kami meminta dewan bentuk pansus guna menyelesaikan persoalan lahan di Desa Keciput dan Desa Tanjung Binga ini," ungkap Koordinator Lapangan dari Masyarakat Peduli Kampong, Suherman saat mengunjungi kantor harian Pos Belitung, Senin (7/12).

Ia mengatakan hingga saat ini dari Fraksi NasDem yang sudah menyetujui pembentukan pansus, berdasarkan surat yang Fraksi NasDem yang ditujukan ke pimpinan dewan

"Ada sekitar 340 hektar lahan yang jadi persoalan ini, karena ada hak masyarakat belum selesai," ujarnya didampingi rekannya Terape

Penulis: rusmiadi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved