Satu Lagi Bantuan Jokowi Bantu Ahok

Presiden Joko Widodo kembali membantu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam hal pembangunan Jakarta.

Satu Lagi Bantuan Jokowi Bantu Ahok
KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meninjau pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Patung Pemuda Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2015). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo kembali membantu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam hal pembangunan Jakarta.

Kali ini, Jokowi membantu Basuki dalam hal pembangunan rumah susun (rusun) di Kemayoran. Rusun itu direncanakan akan dipinjamkan terlebih dahulu untuk menampung atlet-atlet yang berlaga di Asian Games 2018.

"Pak Presiden sudah menginstruksikan penerbitan Inpres (Instruksi Presiden) untuk menjadikan Kemayoran menjadi bagian rumah susun," kata Basuki, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2015).

Basuki sebelumnya juga dibantu Jokowi ketika terkendala wewenang pemerintah pusat. Contohnya seperti permasalahan pengelolaan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

Presiden Jokowi menginstruksikan kepada Pemerintah Kota Bekasi membuka akses operasional truk sampah DKI ke TPST Bantargebang hingga 24 jam.

Kemudian, Jokowi juga menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur.

Dalam Perpres ini disebutkan, Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah dapat bekerjasama dengan Badan Usaha (BUMN, BUMD, swasta, badan hukum asing, atau koperasi) dalam penyediaan infrastruktur.

"Pak Jokowi juga menerbitkan Perpres untuk pembangunan LRT," kata Basuki.

Presiden Jokowi menandatangani Perpres Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/LRT terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Perpres itu berisi penunjukan Adhi Karya untuk membangun sarana, membentuk badan penyelenggara transportasi Jabodetabek dan berkaitan dengan penunjukan BUMD DKI yang dikoordinasikan Gubernur DKI.

Selain itu, banyak pengelolaan jalan-jalan besar di Jakarta dialihkan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-Pera) kepada Pemprov DKI.

Beberapa waktu lalu, Basuki juga menyebut Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI yang dipinjamkan warga Indonesia untuk menjadi Presiden RI.

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved