Tidur 9 Jam Setiap Hari Ternyata Berbahaya

Cukup banyak bukti ilmiah mengungkapkan, duduk terlalu lama berbahaya bagi kesehatan

Tidur 9 Jam Setiap Hari Ternyata Berbahaya
Kompas.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Tidur cukup memang obat terbaik. Tetapi, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa terlalu banyak tidur bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.

Tidur lebih dari 9 jam dalam semalam, ditambah dengan terlalu banyak duduk seharian dan kurang beraktivitas sama buruk dampaknya dengan merokok dan minum alkohol.

Orang-orang yang dalam hidupnya jarang bergerak, empat kali berisiko lebih besar meninggal dini.

Cukup banyak bukti ilmiah mengungkapkan, duduk terlalu lama berbahaya bagi kesehatan. Studi sebelumnya juga mengindikasikan bahwa tidur memiliki pengaruh yang tidak kecil.

Studi dari University of Sydney ini adalah yang pertama kali melihat dampak dari tidur dan duduk.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa kita harus melihat efek kebiasaan ini secara serius sama seperti yang kita lakukan untuk faktor risiko lainnya, yakni minuman alkohol dan pola makan tidak sehat," kata Dr.Melody Ding, peneliti senior di University of Sydney.

Dalam penelitiannya ia mengamati kebiasaan pada lebih dari 230 ribu peserta berusia 45 tahun ke atas.

Gaya hidup yang telah diketahui dapat meningkatkan risiko terkena penyakit adalah merokok, minum alkohol berlebih, pola makan yang buruk dan tidak aktif secara fisik.

Selain itu, duduk terlalu lama, serta kurang atau terlalu banyak tidur juga dimasukkan dalam faktor risiko.

Kombinasi dari tidur terlalu lama, banyak duduk dan kurang olahraga adalah trio yang mematikan.

Bukan hanya itu, kombinasi dari kurang tidur (kurang dari 7 jam setiap malam) dan juga merokok dan minum alkohol berlebih, juga meningkatkan risiko kematian dini.

Penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker, saat ini telah membunuh lebih dari 38 juta orang di seluruh dunia. Penyakit-penyakit ini menyebabkan lebih banyak kematian dibanding penyakit akibat infeksi.

Dari hasil studi di Australia itu bisa disimpulkan bahwa tidak ada faktor tunggal penyebab penyakit tidak menular, melainkan kombinasi dari berbagai hal. Dengan kata lain, jika ingin sehat kita harus memperhatikan berbagai faktor, mulai dari pola makan, pola istirahat, sampai aktivitas fisik. (Dailymail)

Editor: Admin 1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved