Mensos Minta Masyarakat Tidak Ada Pesta Seks dan Miras Saat Merayakan Tahun Baru

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat untuk tidak mengisi malam pergantian tahun dengan aktivitas negatif

Mensos Minta Masyarakat Tidak Ada Pesta Seks dan Miras Saat Merayakan Tahun Baru
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, saat menghadiri Seminar Kesetaraan Penyandang Disabilitas dalam Sistem Peradilan yang merupakan rangkaian dari peringatan HUT ke-10 Komisi Yudisial di Gedung KY, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015). 

BANGKAPOS.COM, SEMARANG,  – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat untuk tidak mengisi malam pergantian tahun dengan aktivitas negatif, seperti pesta seks atau pesta minuman keras.

“Hentikan minum oplosan, bukan dengan cara demikian memperingati pergantian tahun, juga pesta free sex (seks bebas). Saya minta tolong ini dihentikan, sesuatu destruktif,” kata Khofifah, Sabtu (26/12/2015).

Menurut dia, pesta seks dan miras akan sangat membahayakan serta mengganggu masyarakat. 

Minuman keras oplosan, kata Khofifah, sangat berbahaya bagi kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian. Miras oplosan juga dikatakannya bisa menimbulkan efek kebutaan.

“Saya sampaikan, minuman oplosan itu bahayanya tinggi, banyak kasus menjadi kebutaan permanen itu akibat minum oplosan. Jumlahnya lumayan signifikan,” kata Khofifah.

Menurut dia, kebutaan akibat miras oplosan tersebut mendorong kelopak mata peminumnya seolah terdorong ke luar.

Berdasarkan data Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), lanjut Khofifah, tidak kurang 10 hingga 13 orang mengalami kecacatan netra permanen setiap bulannya.

“Itu karena miras oplosan. Mereka membeli alkohol kemudian dicampur, nanti aliran darah membeku, kemudian di sekitar jantung membeku hingga ia meninggal,” tambah dia.

Atas dasar itu, Khofifah menginginkan agar karakter masyarakat Indonesia berubah sesuai dengan revolusi mental yang diusung Presiden Joko Widodo.

Hal ini, menurut dia, bisa diwujudkan apabila aktivitas masyarakat diarahkan pada hal produktif.

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help