Hutan Lindung untuk Akses Jalan Pertambangan

Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bangka Selatan memastikan belum ada izin pinjam pakai hutan lindung (HL)

Hutan Lindung untuk Akses Jalan Pertambangan
Peta Pulau Bangka 

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Basel, Winurdin mengaku hingga saat ini di wilayahnya belum ada perizinan pinjam pakai hutan lindung.

"Jika pun ada, itu pihak Pemprov Babel yang berwenang. Memang dulu di kementerian izinnya, namun sekarang dibawah lima hektare ada di gubernur," kata Winurdin.

Disinggung terkait aktivitas tanah uruk di Desa Sebagin, dia mengaku operasional tersebut memang bukan di kawasan hutan lindung.

"Memang pernah kita periksa namun bukan di kawasan HL," ujarnya.

Dia memastikan belum ada izin pinjam pakai pertambangan di kawasan hutan lindung.

"Baru satu mengajukan akses jalan yaitu CV Prima Sari Utama, untuk yang mana persisnya tidak tahu ke dermaganya, itupun dalam tahap AMDAL pengajuannya ke kementerian," jelas Winurdin.

Winurdin terkejut mendengar kabar tersebut dan akan melakukan pemeriksaan di lapangan secepatnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Basel, Gatot Wibowo mengungkapkan perizinan perusahaan pertambangan tersebut sudah terbit.

"Untuk peningkatannya sudah dari provinsi, untuk eksplorasinya pada kita, sebab menurut Undang-Undang Nomor 23 bawa penindakan ada pada gubernur," jelasnya.

Menurutnya, perusahaan tersebut telah beberapa bulan beroperasi.

"Untuk pinjam pakai hutan lindung itu wilayah dinas lain, yang pasti peruntukan pinjam pakai hutan lindung harus untuk kepentingan sosial kemasyarakatan dan maksimal lima hektare, itupun perhitungannya dikonversi panjang yang dipakai dengan luasannya," terangnya.(M4)

Editor: Dody
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help