BangkaPos/

Diduga Korupsi, Polisi Periksa Istri Perdana Menteri Israel

Istri PM Israel Sara Netanyahu hadir di kantor polisi pada Kamis (31/12/2015) waktu setempat untuk dimintai keterangan

Diduga Korupsi, Polisi Periksa Istri Perdana Menteri Israel
Twitter
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan anjing adopsinya, Kaiya, seperti diunggah di akun Twitter resmi Netanyahu, 24 Agustus silam 

BANGKAPOS.COM, JERUSALEM - Istri PM Israel Sara Netanyahu hadir di kantor polisi pada Kamis (31/12/2015) waktu setempat untuk dimintai keterangan mengenai dugaan penyalahgunaan dana publik untuk keperluan pribadi istri Benjamin Netanyahu itu.

Seperti dikutip dari AFP, Jumat (1/1/2016), kehadiran Sara Netanyahu di kantor polisi adalah bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas bahwa keluarga Netanyahu telah menggunakan dana publik untuk membeli furnitur taman serta perbaikan alat-alat listrik di vila pribadinya yang terletak di Caesarea.

Jaksa Agung Israel Yehuda Weinstein telah memerintahkan pengusutan atas kasus ini, menyusul pengakuan mantan kepala urusan rumah tangga Netanyahu, Meni Naftali, yang sebelumnya telah dipecat.

Salah satu tuduhan yang dijatuhkan kepada keluarga Netanyahu adalah mengirimkan furnitur taman ke vila pribadi keluarga PM.

Seharusnya, furnitur yang dibeli tersebut ditempatkan pada rumah dinas Perdana Menteri.

Tuduhan lainnya adalah keluarga tersebut menggunakan jasa Avi Fahima, yang dianggap masih dekat dengan keluarga tersebut untuk 

Bahkan pembayaran kepada tukang tersebut digelembungkan menjadi lebih besar dari yang seharusnya.

Sara Netanyahu juga dituduh menggelapkan dana setidaknya sebesar 1.000 dollar AS (917 euro) yang ada di rumah pribadinya. Di mana uang tersebut seharusnya dikembalikan ke negara.

Pada 2013, Netanyahu pernah melakukan reimburse kepada pemerintah Israel sebesar 1.000 dollar AS, namun Naftali menyebutkan angka itu di-mark up hingga 6 kali lipat.

Dikonfirmasi mengenai berbagai tuduhan tersebut, keluarga Netanyahu membantahnya. Hal itu dianggap sebagai kampanye miring.(Bambang Priyo Jatmiko)

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help