Pangkas Birokrasi, PDAM Tirta Bangka Terapkan E-Biling

PDAM Tirta Bangka dibawah kepemimpinan Wellindra Bashir terus melakukan pembenahan dan perubahan.

Pangkas Birokrasi, PDAM Tirta Bangka Terapkan E-Biling
Bangkapos.com/Nurhayati
Direktur PDAM Tirta Bangka, Wellindra Bashir.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - PDAM Tirta Bangka dibawah kepemimpinan Wellindra Bashir terus melakukan pembenahan dan perubahan agar bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pada tahun 2016 ini, PDAM Tirta Bangka menerapkan e-biling, untuk mempermudah sistem pembayaran pemasangan maupun rekening air melalui perbankan.

"Setelah satu tahun 10 bulan saya mengemban amanah Direktur PDAM Tirta Bangka, pada tahun tahun pertama saya fokus pada program pelayanan dan infrastruktur mulai dari sumber air baku, exsesting perpipaan baik tranmisi maupun distribusi serta elektrik panil dan pompa, juga meteran induk produksi dan distribusi serta meteran dalam wilayah Distrik Meter are (DMa) untuk menekan tingkat kebocoran," jelas Wellindra yang akrab disapa Welly kepada bangkapos.com, Minggu (3/1/2015).

Selain itu lanjutnya, termasuk program di bidang SDM dengan mengikutkan karyawan PDAM pada workshop atau pelatihan NRW, produksi dan distribusi program di bidang manajemen.

"Semua ini agar SDM kami siap dalam peningkatan pelayanan," kata Welly.

Menurutnya, yang utama adalah mengembalikan karyawan PDAM sesuai dengan topoksi agar dapat mengimbangi kemajuan teknologi.

"Birokrasi di tubuh karyawan kita tempatkan pada kemampuan dan skillnya. Maklum banyak karyawan tapi rata-rata gaptek (gagap teknologi-red) sehingga terpaksa saya tempatkan diposisi yang sesuai dengan kegaptekannya, seperti jaga pompa, ke lapangan, peralatan atau di bidang yang memerlukan tenaga. Nah yang bikin saya harus berpikir keras mereka sudah mendekati pensiun tenaga sudah enggak kuat lagi, kerja hanya menuggu waktu pensiun. Pensiun dini enggak mungkin ya bisa-bisanya saya menyikapi Aset SDM ini dengan pendekatan dan lebih kepada kekeluargaan serta pengertian," ungkap Welly.

Untuk itu pada tahun 2016 ini menurutnya, ia terpaksa melakukan restrukrisasi SDM dikarenakan sudah investasi laptop dan komputerisasi untuk mendukung program e-billing.

"Dimana manajemennya akan lebih mudah efektif dan efisien, dengan sistem pembayaran pemasanagan, pembayaran rekening, laporan penerimaan dan pelaporan bisa kita centralkan dalam satu sistem, sehingga pelanggan tidak mesti harus ke loket. Dari mana saja bisa bayar rekening air serta tidak meraba-raba berapa biaya bayar rekening air bulan ini karena dapat di akses baik pembayaran lewat perbankan melalui atm atau via lainnya," jelas Welly.

Namun untuk pembayaran manual tetap dilayani dengan sistem struk pembayaran.

Dalam programnya pada tahun 2016 ini juga PDAM Tirta Bangka telah menyiapkan program DMa untuk perluasan cakupan pelayanan.
"Kita sudah dapat bantuan fasilitas pendukung dari dana APBN baik di Sungailiat dan PDAM Cabang Belinyu. Bantuan tersebut dalam bentuk fisik bangunan dan barang," kata Welly.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved