Jaksa Akan Jemput Paksa Dua Mantan Dewan

Kita akan lakukan jemput paksa jika kedua mantan dewan itu tidak datang saat pemanggilan untuk eksekusi

Jaksa Akan Jemput Paksa Dua Mantan Dewan
ilustrasi jemput paksa tersangka korupsi 

PANGKALPINANG, BN -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pangkalpinang, Samsudin SH MH mengatakan jika dua mantan anggota DPRD Kota Pangkalpinang periode 1999-2004 tidak datang memenuhi panggilan untuk dieksekusi terkait perkara kasus gratifkasi maka pihaknya akan melakukan penjemputan paksa.

"Kita akan lakukan jemput paksa jika kedua mantan dewan itu tidak datang saat pemanggilan untuk eksekusi," kata Samsudin, Senin (4/1).

Samsudin menjelaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengeksekusi dua orang mantan anggota DPRD Kota Pangkalipinang periode 1999-2004 lantaran terlibat gratikasi saat dulu semasih menjabat.

Selain itu alasan pihaknya akan mengeksekusi dua mantan dewan itu yakni H Abu Mansur dan Ki Mansur Aka Gadi KA guna menindaklanjuti surat putusan Mahkamah Agung RI diterima pihaknya yang menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Kota Pangkalpinang terhadap kedua terpidana kasus gratifikasi tersebut.

Sebelumnya 22 mantan anggota dewan periode tersebut telah dieksekusi Kejari Pangkalpinang namun satu diantaranya meninggal dunia sebelum dieksekusi (Chairil Anwar).

Sejumlah mantan dewan itu kini telah menjalani proses hukum setelah hakim Pengadilan Tipikor Pangkalpinang memvonis hukuman kepada sejumlah mantan dewan yakni 4,2 tahun kurungan penjara dan membayar denda sebesar Rp 50 juta, serta subsider selama 2 tahun.

Sejumlah mantan anggota itu kini meringkuk di sel jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuatunu Kota Pangkalpinang lantaran dulu menerima sejumlah uang dari mantan Seketaris Daerah (Sekda) Pemerintah kota Pangkalpinang, hingga kasus tersebut pun menyeret sejumlah mantan dewan tersebut. (rap)

Editor: Dody
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved