TI Apung di Sungai Anyir tidak Takut Polisi

Setiap mata pengendara yang melintasi jembatan Aik Anyir pasti akan melihat aktifitas 14 unit TI apung

TI Apung di Sungai Anyir  tidak Takut Polisi
Bangka Pos / Deddy Marjaya
Aktifitas penambang timah menggunakan TI apung di Sungai Aik Anyir Merawang 

MERAWANG, BN -- Hanya berjarak 2 kilometer dari Polsek Merawang Polres Bangka para penambang berani beraktifitas di kawasan Sungai Aik Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Padahal kawasan ini berulangkali ditertibkan oleh aparat namun tetap membandel terus beraktifitas.

Saat dilakukan Operasi Tambang Ilegal (PETI) kawasan ini sempat "bersih" dari pelaku tambang.

Namun kini mereka kembali beraktifitas seolah menantang.

Kapolsek Merawang AKP Joko Handono ditemui sedikit berkelit bahwa penambang di kawasan Sungai Air Anyir sudah semakin menurun.

Namun pihaknya akan segera memberikan himbauan kepada penambang agar tidak lagi beraktifitas disana.

"Akan kita lakukan secara persuasif dulu meminta mereka berhenti menambang," kata AKP Joko Handono, Senin (4/1).

Pantauan di lokasi aktifitas penambangan pasir timah ilegal menggunakan tambang inkonvensional (TI) apung hanya berjarak sekitar 15 meter dari jembatan Aik Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.

Deru mesin-mesin sudah terdengar dari kejauhan.

Setiap mata pengendara yang melintasi jembatan Aik Anyir pasti akan melihat aktifitas mereka.

Halaman
12
Editor: Dody
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help