Enam Bulan Menghilang, Bocah Ini Mengaku Dilindungi Pria Bersayap

Seorang remaja 10 tahun yang dilaporkan hilang diculik kembali ke rumahnya setelah enam bulan menghilang.

Enam Bulan Menghilang, Bocah Ini Mengaku Dilindungi Pria Bersayap
Daily Star
Di rumah kardus inilah Bogdan Furman dan pria bersayap-nya tinggal 

BANGKAPOS.COM - Seorang remaja 10 tahun yang dilaporkan hilang diculik kembali ke rumahnya setelah enam bulan menghilang.

Little Bogdan Furman tiba di depan pintu rumahnya dan membuat shock orangtuanya, dan juga polisi yang percaya dia sudah mati.

Polisi telah melakukan pencarian besar-besaran setelah kepergian Little Bogdan Furman setelah meninggalkan rumah keluarganya yang ternyata atas kemauannya sendiri, enam bulan sebelumnya.

Menakjubkan, anak itu selamat dari suhu musim dingin dengan membangun sebuah gubuk dari kotak kardus di dekat sungai Dnieper, Ukraina.

Dia menjelaskan seorang pria 24 tahun misterius yang telah membawanya di bawah sayap-nya dan membuatnya terus hidup saat berada di jalanan.

Bersama-sama, mereka makan sisa dari sampah dan mengumpulkan sampah untuk mendaur ulang demi mendapat uang, kata Bogdan.

"Dia seperti ayah bagi saya, saya memanggilnya ayahku," kata Bogdan mengenai pria "bersayap" misterius itu.

"Dia selalu bertanya apakah aku merasa lapar, selalu khawatir jika aku dingin. Ketika aku tinggal dengan orangtuaku, setiap kali aku sedikit terlambat dari sekolah ayahku akan memukul," kata dia.

Polisi dibuat bingung oleh keluarga Bogdan yang terkejut mengetahui anak itu kabur.

Dia mengatakan kepada mereka bahwa ia melarikan diri karena ia tidak senang di rumah karena dipukuli oleh orangtuanya yang alkoholik.

Saudara Bogdan, Larisa Furman mengatakan, dia memahami sikap ibunya yang suka mabuk. "Saya bisa mengerti ibu saya, dia bukan orang jahat, tapi dia akan mabuk kadang-kadang, dia tidak memiliki kehidupan yang mudah," katanya.

Ibunya, Nadya Furman mengaku sangat berterima kasih kepada polisi dan semua orang yang telah membantu mencari anaknya. "Saya sangat berterima kasih kepada polisi dan semua orang yang telah mencari anak saya, saya sangat bersyukur dia kembali dan saya ingin berubah menjadi lebih baik.."

Setelah kejadian itu, lembaga pelayanan sosial memantau perkembangan Bodgan dan keluarganya.

Editor: edwardi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved