Tips Memanaskan Makanan Agar Tak Jadi Racun Mematikan

Sisa lauk atau makanan yang dibeli dari luar boleh saja dipanaskah, tapi kalau bisa satu kali saja.

Tips Memanaskan Makanan Agar Tak Jadi Racun Mematikan
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Para Mama biasanya punya kebiasaan memanaskan kembali makanan yang sudah dibuat.

Kalau memang masih ada sisa lauk, tentu Mama tak perlu memasak lagi kan?

Selain itu, persiapan menyiapkan makanan untuk seluruh anggota keluarga jadi lebih cepat. Tapi, sebenarnya berapa kali makanan boleh dipanaskan?

Sisa lauk atau makanan yang dibeli dari luar boleh saja dipanaskah, tapi kalau bisa satu kali saja.

Sebab semakin sering makanan dipanaskan dan didinginkan, maka semakin tinggi pula risiko timbulnya racun pada makanan.

Proses pemanasan yang berulang-ulang mampu mengubah zat yang ada dalam makanan menjadi racun yang bersifat karsinogen (memicu munculnya sel kanker).

Di samping itu, proses pendinginan yang lambat akan membuat bakteri mudah berkembang biak, dan bertahan hidup ketika proses pemanasan makanan tidak dilakukan dengan sempurna dan tepat.

Terutama jika masakan itu menggunakan bahan seperti kacang-kacangan, daging, ikan, dan telur.

Jika dibiarkan selama dua jam atau lebih di meja makan, bahan makanan ini akan dikembangbiaki bakteri hingga mudah rusak serta berbahaya untuk dikonsumsi.

Jadi, berapa kali makanan boleh dipanaskan, jawabannya satu kali saja.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help