BangkaPos/

Mantan Dewan Dijeblos ke Penjara, Abu Mansur: Kami Bukan Koruptor

mereka tersandung kasus gratifikasi usai menjalani pemeriksaan singkat oleh tim Pidsus di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang langsung

Mantan Dewan Dijeblos ke Penjara, Abu Mansur: Kami Bukan Koruptor
bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Abu Mansur

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Setelah surat keputusan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA-RI), akhirnya Kamis (14/1) pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang mengeksekusi dua mantan anggota DPRD Kota Pangkalpinang periode 1999-2004.

Kedua mantan dewan tersebut yakni H Abu Mansur & Ki Mansur Aka Gadi lantaran kedua terpidana itu tersandung perkara kasus gratifikasi ketika masih menjabat sebagai anggota dewan periode tersebut.

"Dua mantan dewan (anggota DPRD, red) itu tadi pagi sudah kita bawa langsung ke Lapas Tuatunu Kota Pangkalpinang," kata Kepala Kejari Kota Pangkalpinang, Samsudin SH MH ditemui wartawan di kantornya, Kamis (14/1) pagi kemarin.

Dijelaskan Samsudin, kedua mantan dewan itu merupakan terpidana kasus gratifikasi atau sisa mantan anggota DPRD Kota Pangkalpinang periode 1999-2004. Yakni, kedua orang tersebut adalah yang paling terakhir dieksekusi oleh pihaknya.

Surat keputusan yang dikeluarkan oleh MA-RI itu ditegaskan Samsudin yakni memperkuat hasil putusan vonis majelis hakim Pengadilan Tipikor terkait vonis hukuman yang mesti dijalani oleh kedua mantan dewan itu (H Abu Mansur & Ki Mansur AA Gadi Aka, red).

Seperti dilansir berita sebelumnya bahwa Pihak Kejari Pangkalpinang telah mengeksekusi sebanyak 22 mantan anggota DPRD terkait kasus dugaan gratifikasi.

Terkait kasus gratifikasi itu sejumlah mantan wakil rakyat itu divonis oleh Pengadilan Tipikor Kota Pangkalpinang dengan sanksi hukuman kurungan penjara. 

Kami Bukan Koruptor
DUA orang mantan dari 23 mantan Anggota DPRD Kota Pangkalpinang periode 1999-2004, H Abu Mansur dan rekannya, Ki Mansur AA Gadi Aka, Kamis (14/1) pagi sekitar pukul 08.30 WIB angkat bicara menyusul eksekusi terhadap mereka.

Sebelumnya, mereka tersandung kasus gratifikasi usai menjalani pemeriksaan singkat oleh tim Pidsus di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang langsung digiring ke dalam mobil tahanan kejaksaan.

Kedua terpidana kasus gratifikasi itu pagi itu juga dikawal petugas kejaksaan langsung dibawa ke Lapas Tuatunu Kota Pangkalpinang guna menjalani hukuman.

Namun sebelumnya, H Abu Mansur sempat dimintai keterangan oleh awak media yang sejak pagi itu menyaksikan proses eksekusi berlangsung di gedung Kejari Pangkalpinang.

"Saya pembina keagaman saya sering kegiatan keagamaan di Lapas Narkoba, kami ini bukan koruptor dan tidak ada istilah korupsi berjamaah. Karena kalau bicara berjamaah itu untuk hal-hal yang baik ya," kata Abu Mansur bergegas berlalu meninggalkan awak media. (rap)

Editor: Hendra
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help