Bandit Roboh Baku Tembak dengan Polisi

Petugas Polsek Sukarame terlibat baku tembak dengan dua orang bandit saat menggelar razia di depan Polsek Sukarame, Lampung.

Bandit Roboh Baku Tembak dengan Polisi
Tribun Lampung/Wakos Gautama
Santoni, warga Melinting, Lampung Timur seorang badit yang ditembak polisi, Rabu (20/1/2016) pagi. 

BANGKAPOS.COM, BANDAR LAMPUNG - Petugas Polsek Sukarame terlibat baku tembak dengan dua orang bandit saat menggelar razia di depan Polsek Sukarame, Lampung, Rabu (20/1/2016) pagi.

Salah satu bandit ditembak di bagian dadanya.

Bandit yang ditembak bernama Santoni, warga Melinting, Lampung Timur.

Satu tersangka lainnya Effendi kini diamankan di Polsek Sukarame.

Pelaku curas

Sementara itu, Polsek Kotabumi Utara, Lampung, mengamankan Nadirsyah (39) yang diduga melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas), Selasa (19/1/2016) sekitar pukul 16.30.

Ketika akan dilakukan penangkapan, Nadirsyah berusaha melarikan diri. Saat itu, sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan tersangka.

Meskipun pihak keamanan telah memberi peringatan, ia juga tidak mengindahkannya.

"Kami terpaksa melumpuhkannya di kaki kanannya, ia masih tidak mengindahkan tembakan peringatan," kata Kapolsek Kotabumi Utara Ajun Komisaris M Sirait, Rabu (19/1/2016).

Kemudian, pihaknya membawa tersangka ke puskesmas, untuk mengobati lukanya.

Kapolsek Kotabumi Utara Ajun Komisaris M Sirait mengatakan, tersangka diamankan di kediamannya. Tersangka, lanjut Sirait, melakukan curas terhadap korban, Diono (38), warga Gedongtataan, Pesawaran.

"Kejadiannya pada tanggal 10 Januari 2016 lalu," kata dia.

Dalam melakukan aksinya, terang Sirait, tersangka melakukan aksinya berboncengan motor dengan seorang rekannya. Kemudian, ia memberhentikan mobil yang dikendarai korban.

Mereka berdua langsung mengacungkan golok kepada korban, dan membuka paksa pintu mobil.

"Pelaku mengambil paksa ponsel dan merampas uang sebanyak Rp 100 ribu yang ada di dalam kantong celana," bebernya.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help