Densus 88 Cokok 6 Napi Pencuri Senpi Sipir Lapas

Densus 88 telah mencokok enam napi yang diduga mencuri 9 pucuk senjata api dan ratusan peluru sipir Lapas Tangerang.

Densus 88 Cokok 6 Napi Pencuri Senpi Sipir Lapas
fidel ali
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Badordin Haiti memastikan, Densus 88 telah mencokok enam napi dari Lapas Tangerang dan Nusakambangan karena diduga terlibat tidak langsung serangan teror Thamrin, Kamis (14/1/2016) lalu.

Hasil investigasi Polri, keenam napi tersebut diduga melakukan pencurian secara terencana 9 pucuk senjata api dan ratusan peluru milik petugas Sipir Lapas Tangerang.

"Yah pasti direncanakan. Kalau tidak direncanakan bagaimana mungkin bisa mencuri," kata Badrodin.

Menurut Badrodin, tidak menutup kemungkinan selain karena faktor perencanaan dan kecerdasan dari kelompok narapidana tersebut, faktor kelalaian petugas Lapas menjadi pendukung hingga senpi-senpi dan ratusan peluru bisa jatuh ke tangan mereka.

Polri menangkap 19 orang paska-serangan bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta pada 14 Januari 2016 lalu. Mereka terdiri dari tiga kelompok.

Kelompok pertama terdiri dari enam orang yang diduga terlibat langsung dalam bom Thamrin. Kelompok kedua terdiri tujuh orang dipimpin oleh Hendro Fernando.

Mereka berperan menerima dana Rp1 miliar dari pimpinan sayap militer ISIS untuk aksi teror di Indonesia, penyedia senjata api dan bahan peledak untuk aksi teror, bersiap memberikan dukungan untuk kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso.

Kelompok ketiga merupakan enam orang napi dari Lapas Tangerang dan Nusakambangan yang berperan menyuplai senjata api dan peluru untuk kelompok kedua pimpinan Hendro.

Keenam napi tersebut adalah Agung Prasetyo alias Ayas Huda, Khoribul Mujid alias Pak Mujid, Induroh alias Hamam alias Hanif, Jaenudin alias Gee dan Emirat Berlian Nusantara alias Emir, Syaiful Anam alias Mujadid alias Brekele alias Joko.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help