Teroris Thamrin Curi 9 Senpi Sipir Lapas

Yasonna Laoly marah besar begitu mendengar kabar sembilan senjata api (senpi) milik sipir di Lapas Tangerang hilang dicuri.

Teroris Thamrin Curi 9 Senpi Sipir Lapas
ANTARA FOTO/VERI SANOVRI
Sunakim alias Afif, salah satu pelaku penembakan saat aksi teror di Jalan MH Thamrin, kawasan Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1). Sejumlah teroris melakukan penyerangan terhadap beberapa gedung dan pos polisi di kawasan tersebut yang mengakibatkan sejumlah korban tewas dan luka-luka. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly marah besar begitu mendengar kabar sembilan senjata api (senpi) milik sipir di Lapas Tangerang hilang dicuri.

Kemarahan Yasonna semakin memuncak begitu mendapat kabar senjata itu berpindah ke tangan teroris yang ditangkap terlebih dulu sebelum Afif alias Sunakim Cs melakukan aksi bom dan penembakan di MH Thamrin, Jakarta Pusat 14 Januari 2016.

“Saya tak hanya kaget, tapi marah,” tegas Yasonna Laoly kepada Tribun di sela-sela rapat membahas UU Terorisme di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/1).

Yasonna mengaku telah mendapat informasi hilangnya sembilan senpi milik Sipir Lapas Tangerang lebih dari dua pekan lalu atau sebelum bom Thamrin terjadi.

Menurut Yasonna, sembilan senjata api itu dicuri narapidana yang telah memasuki masa jelang bebas. “Rupanya tanpa kita sadari, kepercayaan yang kami berikan, termasuk pegang kunci (tempat penyimpanan senjata api petugas), itu disalahgunakan,” lanjut Yasonna.

Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help