Ngadiso Sangkal Cabuli Keponakan

Pelaku dilaporkan adik iparnya sendiri bernama Nurul Zana (34), karena mencabuli anak kandungnya

Ngadiso Sangkal Cabuli Keponakan
Getty Images
Ilustrasi Diborgol 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG -- Meski bersumpah tidak mengaku melakukan semua tuduhan yang diarahkan padanya, terkait pencabulan, Ngadiso (50), tetap diamankan dan digiring di Polresta Palembang, Minggu, (31/1), sekitar pukul 10.00.

Warga Jalan Mahoni Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuk Aman Kabupaten Linggau ini, diamankan petugas karena diduga telah melakukan aksi pencabulan terharap anak dibawah umur.

Pelaku dilaporkan adik iparnya sendiri bernama Nurul Zana (34), karena mencabuli anak kandungnya Ks (4), warga perumahan Liverpool di kawasan Jakabaring.

"Sumpah demi tuhan, saya tidak melakukan hal itu. Anak itu masih kecil dan dia masih keponakan saya sendiri, tidak mungkin saya lakukan perbuatan hina seperti itu,"ungkap Ngadiso.

Tuduhan keluarga korban, lanjut Ngadiso, semua tidak benar. Semula pihak keluarga menduga merenggut kesucian nya di dalam mobil mini bus.

"Semua itu tidak benar, Katanya saya melakukan hal itu," katanya.

Ngadiso menuturkan, kronologis kejadian peristiwa itu sudah lama terjadi di akhir 2015.

Ketika itu ia mampir di rumah anak kandungnya yang juga berdekatan dengan rumah adik iparnya tesebut. Tiba-tiba dia dikabarkan melakukan semua tuduhan itu.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pelaku sudah diamankan sejak hari, Sabtu, (30/1) pukul 00.00 WIB.

Dikhawatirkan kabur pelaku terpaksa diamankan polisi selama proses pengembangan dilakukan polisi.

"Kasus ini masih kita dalami, karena menunggu hasil visum. Apabila bukti sudah lengkap statusnya akan kita naikan sebagai tersangka,"kata Maruly. (Sripo)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved