BangkaPos/

Tersangka Kasus Kopi Beracun Ditahan 20 Hari

Polisi menahan Jessica selama dua puluh hari ke depan demi penyidikan kasus pembunuhan Mirna.

Tersangka Kasus Kopi Beracun Ditahan 20 Hari
TRIBUNNEWS/HO
Tersangka pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Sabtu (30/1/2016). Jessica akhirnya ditangkap di sebuah Hotel di Mangga Dua Square setelah ditetapkan sebagai tersangka pada malam sebelumnya. 

Usai menyandang status tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso ditahan di rutan Polda Metro Jaya, Sabtu (30/1) malam. Ia berada di kamar sel seorang diri. Kasur tipis tanpa sprei dan selimut menjadi teman Jessica di rutan Polda Metro Jaya.

BANGKAPOS.COM -- "KASUR tipis tak ada sprei panjang maupun selimut. Memang begitu aturannya," ujar Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, AKBP Barnabas di Polda Metro Jaya.

Polisi menahan Jessica selama dua puluh hari ke depan demi penyidikan kasus pembunuhan Mirna. Gadis berusia 27 tahun yang lama kuliah di Australia ini ditangkap polisi saat berada di kamar hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara pada Sabtu (30/1)sekitar pukul 07.45 WIB.

Jessica tidak seorang diri saat berada di kamar hotel dengan nomor 822. Ia ditemani ayah dan ibu. Mengenakan kaos berwarna biru tua dan celana jins warna biru, Jessica yang tengah berdiri di samping tempat tidur dengan selimut yang masih berantakan, menerima kedatangan dua polisi wanita dan tiga polisi pria.

Jessica tampak tenang ketika polisi memperlihatkan surat penangkapan dan penggeledahan di kamar hotel. Bahkan, Jessica pasrah saat kedua polwan membawanya menuju Polda Metro Jaya.

"Jessica menyerahkan diri sukarela dan tak melakukan perlawanan," ujar Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti.

Saat penangkapan di kamar 822 berlangsung, belasan polisi yang dipimpin Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan berjaga di lantai bawah dan lorong hotel lantai 8 tempat Jessica menginap.

Mereka tak mengenakan seragam Turn Back Crime yang biasa dipakai saat menangkap penjahat maupun teroris.

Kini setelah mendekam di tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jessica belum ditemui pihak keluarga. Kuasa Hukum Jessica, Yudi Wibowo mengatakan, keluarga tidak bisa menjenguk karena hari minggu bukan jadwal besuk. Selain itu, Jessica juga tidak diagendakan menjalani pemeriksaan.

"Keluarga tidak membesuk, hari ini tidak kesana (Polda)," ucap Yudi.

Pantauan Tribun, gedung tahanan Polda Metro Jaya tampak sepi. Tampak penjagaan di depan tahanan. Selain anggota jaga juga ada dua anggota Brimob yang ikut diperbantukan mengamankan tahanan.

Menangis

Yudi menambahkan, Jessica yang terlihat tegar beberapa hari terakhir akhirnya luluh. Ia menangis saat ditahan di ruang tahanan Polda Metro Jaya, sekitar pukul 22.30 WIB.

"Dia baik-baik aja. Nangis dia. Mungkin enggak berbuat, disuruh mengakui," kata Yudi.

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Musyafak menjelaskan, kondisi kesehatan Jessica tidak mengalami gangguan setelah ditahan.

"Kondisi kesehatan Jessica sejauh ini masih sehat," ucap dia seraya mengatakan, pihaknya belum menerima keluhan dari Jessica. "Sejauh ini belum ada keluhan," singkatnya. (tribunnews/thf/coz)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help