Bandit Pecah Kaca Gondol Uang Anggota KPU Rp 40 Juta

Betapa tidak, ia terpaksa harus merelakan uang Rp 40 juta miliknya digondol Bandit Pecah Kaca (BPK) saat sedang parkir

Bandit Pecah Kaca Gondol Uang Anggota KPU Rp 40 Juta
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, LAHAT -- Apes apa yang dialami Jalaludin, warga Desa Kuba, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat yang juga menjabat sebagai salah satu Komisoner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lahat.

Betapa tidak, ia terpaksa harus merelakan uang Rp 40 juta miliknya digondol Bandit Pecah Kaca (BPK) saat sedang parkir di Jalan Mayor Ruslan II, Kelurahan Pasar Baru, Kota Lahat, Rabu (3/2) sekira pukul 14.00 WIB.

Peristiwa naas tersebut terjadi bermula Jalaludin mencairkan uangya dari salah satu Bank di Kota Lahat. Dari Bank Jalal, sapaan akrabnya bermaksud pulang ke rumah namun ia terlebih dahulu membeli nasi bungkus di wilayah pusat kota tersebut.

Sementara, uang yang baru saja dicairkan Jalal ditinggal di bangku tengah mobil Toyota Avanza nopol BG 2203 EZ miliknya.

"Aku baru dari Bank mencairkan uang. Pas itu parkir karena ingin beli nasi bungkus di rumah makan. Kala itu tak lama, makanya ditinggal uangnya,"ungkap Jalal menjawab harian ini di lokasi kejadian.

Namun apes baginya, ia tampaknya sudah diintai atau diikuti, sehingga melihat kesempatan tersebut BPK langsung melancarkan aksinya dengan memecahkan kaca pintu bagian kiri mobil berwarna hitam tersebut dan tanpa permisi membawa uang Rp 40 juta yang berada di dalam tas hitam kabur.

"Waktu begitu cepat. Pas sudah beli nasi aku lihat beberapa warga tampak heboh tak jauh dari mobil karena milihat kacanya pecah dan saat kuperiksa ternyata uang dalam tas sudah tak ada lagi,"terangnya.

Menurut Jalal, meski tak memergoki ia sempat melihat dua pelakunya menunggangi sepeda motor membawa uang didalam tas hitam miliknya tersebut. Usai beraksi langsung ngebut ke arah kawasan Pasar Lama, Lahat.

"Duo wong pakai motor Jupiter MX. Aku sempat liat keduanya membawa tas tapi karena ngebut tak bisa dikejar lagi,"sesalnya.

Sementara itu, Anggota Polres Lahat dan Polsekta Lahat yang mendapat informasi tersebut langsung kelokasi kejadian.

"Sudah masuk (laporan), anggota masih bekerja melacak jejak pelaku saat ini. Sejalan dengan kejadian ini juga kita mengimbau agar warga hati-hati dan seharusnya bisa meminta pengawalan anggota polisi, tidak dipungut biaya,"tegas Kapolres Lahat, AKBP Yayat Popon Ruhiyat, SIK melalui Paur Humas Polres Lahat, Ipda Sabar T. (sripo)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help