Ini Dia Helm Anti Bau Apek di Musim Hujan

Ada lima tahapan yang bisa dilakukan agar bagian dalam helm selalu nyaman digunakan.

Ini Dia Helm Anti Bau Apek di Musim Hujan
Ghulam Nayazri/Otomania.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Bukan hanya sepeda motor saja yang harus dirawat saat musim hujan, tetapi juga segala keperluan berkendara, salah satunya helm. Jika didiamkan, apalagi saat bagian dalamnya basah, helm akan berbau tidak sedap alias apek.

Irwan, Brand Technical Support Cargloss Pro Riders berbagi tips terkait perwatan helm saat musim hujan. Ada lima tahapan yang bisa dilakukan agar bagian dalam helm selalu nyaman digunakan.

“Helm butuh perawatan pada saat busa bagian dalamnya basah, karena bisa menimbulkan aroma yang tidak sedap. Lebih lagi jika saat basah karena air hujan, dan helm tidak langsung dibersihkan. Tentunya jelas akan mengurangi kenyamanan saat berkendara,” ujar Irwan.

Berikut enam tahapan pencucian dan perawatan helm yang bsia diaplikasikan.

1. Cuci helm dengan melepas busa dari penguncinya, karena hampir semua jenis helm semua dibuat sistem knock down agar perawatannya lebih mudah. Ini bagian dari helm yang bisa di cuci, jangan yang lainnya (styrofoam).

2. Cucilah busa dengan pembersih yang lembut (jangan detergent). Karena zatnya yang tajam bisa merusak busa.

3. Bersihkan bagian dalam helm (styrofoam dan bagian lainnya) ketika busa sudah dilepaskan, dengan lap bersih dan keringkan dengan hairdryer.

4, Keringkan busa yang sudah dicuci, sebelum dipasangkan kembali pada helm. “Perlu diingat, saat mencuci busa, jangan diperas terlalu keras karena akan membuat busanya keras,” ujar Irwan.

5. Jangan terlewat juga untuk membersihkan bagian luar helm setelah terkena air hujan dengan sedikit air atau lap basah. Kemudian lap kembali dengan kain halus yang kering sampai bekas bintik air hujan yang mengering hilang.

6. Jika helm habis dipakai, sementara belum ingin di cuci, sebaiknya letakkan helm dalam posisi terbalik (lubang helm berada di atas). Ini agar uap-uap di dalam helm tidak tertahan dan mengendap, sehingga dapat membuat lembab dan muncul bau apek. (otomania.com)

Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved