Menkes Larang Warga Indonesia Kunjungi 30 Negara Ini

Kementerian Kesehatan melarang warga Indonesia berkunjung ke sejumlah negara terkait merebaknya virus zika.

Menkes Larang Warga Indonesia Kunjungi 30 Negara Ini
Antara Foto/Andika Wahyu
Menkes Nila Farid Moeloek. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan mengunggah travel advisory alias larangan yang dikeluarkan oleh pemerintah bagi warga negaranya untuk berkunjung ke suatu negara, Rabu malam (3/2/2016).

Hal ini sebagai upaya melindungi masyarakat Indonesia terhadap kemungkinan tertular penyakit yang bersumber dari virus Zika, yang tengah menjangkit di beberapa negara.

Dalam travel advisory tersebut, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek memberikan pesan kepada masyarakat bahwa bagi warga negara Indonesia yang hendak berkunjung negara yang sedang terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Zika, dianjurkan untuk menghindarkan diri dari gigitan nyamuk.

AP Photo/Felipe
Bayi asal Brasil ini menderita mikrosefali karena diduga terinfeksi virus Zika yang ditularkan melalui nyamuk.

Caranya, warga Indonesia harus memakai pakaian panjang dan tertutup, menggunakan obat oles anti nyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau dalam kamar dengan kawat kassa anti nyamuk.

Selanjutnya, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila mengalami sakit.

"Wanita hamil dianjurkan sebaiknya tidak berkunjung ke negara yang sedang KLB penyakit virus Zika. Jika terpaksa harus melakukan perjalanan ke negara tersebut, hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat," ujar Menkes dalam rilisnya, Kamis (3/1/2016).

Dia bilang, bagi siapa saja yang baru kembali dari negara yang sedang mengalami KLB penyakit virus Zika, juga diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam kurun waktu14 hari setelah tiba di Indonesia.

"Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan atau gejala demam, ruam kulit, nyeri sendi dan otot, sakit kepala dan mata merah. Jangan lupa, sebutkan riwayat perjalanan dari negara yang sedang KLB penyakit virus Zika kepada dokter pemeriksa," kata Menkes.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved