Gubernur Tidak Tahu Penambang Ilegal Merusak Hutan Lindung Perimping

Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi mengaku tidak tahu ada aktifitas penambangan TI apung ilegal di kawasan Hutan Lindung

Gubernur Tidak Tahu Penambang Ilegal Merusak Hutan Lindung Perimping
Bangka Pos / Riyadi
Gubernur Babel Rustam Effendi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi mengaku tidak tahu ada aktifitas penambangan TI apung ilegal di kawasan Hutan Lindung Sungai Perimping Kecamatan Riausilip.

Jawaban Rustam tersebut disampaikan, setelah wartawan bangkapos.com melontarkan pertanyaan, kenapa Gubernur menghentikan operasi KIP yang notabene legal, tapi satu sisi malah tidak menghentikan TI apung ilegal beroperasi di Sungai dan Bakau Perimping.

"Nggak tahu tu, itu KP (Kuasa Penambangan) Timah atau bukan, atau itu hutan lindung," kata Rustam Effendi balik bertanya, ketika ditemui wartawan disela-sela acara Kunjungannya di Masjid Jami' Kampung Tengah Kelurahan Kuto Panji Kecamatan Belinyu, Jumat (5/2/2016).

Dikatakan Rustam, kalau TI apung Sungai Perimping itu di hutan lindung, maka harus segera ditertibkan dan tidak boleh melakukan penambangan lagi.

Rustam berjanji, setelah pulang dari Belinyu, akan segera perintahkan Kadin ESDM dan Lingkungan Hidup (LH) untuk segera cek ke lapangan.

"Saya juga akan langsung koordinasi dengan Polda dan TNI, untuk razia TI apung Perimping, kalau ada di HL ya nggak boleh dong, harus angkat, harus dihentikan," tandas Rustam.

Penulis: riyadi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved