Cerita Tentang Daeng Aziz Si Penguasa di Kalijodo

Kekuatan besar di Kalijodo kini disebut hanya Daeng Aziz, pria tanah Bugis, Sulawesi Selatan yang kini usianya hampir 60 tahun.

Cerita Tentang Daeng Aziz Si Penguasa di Kalijodo
Andri Donnal Putera
Suasana di dalam salah satu kafe yang ada di Kalijodo, Jakarta Utara, Kamis (11/2/2016) dini hari. Rata-rata kafe di Kalijodo menjajakan minuman bir dan perempuan pekerja seks komersial. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Kekuatan besar di Kalijodo, Jakarta Utara, kini disebut hanya Daeng Aziz, pria tanah Bugis, Sulawesi Selatan yang kini usianya hampir 60 tahun.

BACA: Ini Dia Tanda-tanda Pria Cinta Mati pada Wanita

Dia pernah masuk penjara selama 3 bulan akibat aksinya saat konflik antar kelompok penguasa Kalijodo pada tahun 2002 lalu.

Dua kelompok besar di Kalijodo berasal dari Sulawesi yaitu kelompok Bugis (Sulsel) dan Mandar kini masuk Sulawesi Barat.

BACA: Anda Mau Bebas Stres? Ikuti Cara Ini

Daeng Aziz merupakan tokoh pemimpin kelompok Bugis di Kalijodo.

Sampai kini, dari 5 kelompok penguasa yang disebut Komisaris Besar Krishna Murti dalam bukunya berjudul 'Geger Kalijodo', hanya tersisa 2 kelompok saja.

Kini hanya tersisa Kelompok Mandar dan Bugis. Dan kelompok Daeng Aziz yang sampai kini masih disegani dan ditakuti oleh warga setempat, bahkan pejabat pemerintahan di Kecamatan Penjaringan.

BACA: Ini Cara-cara Menyambut Sang Suami Saat Pulang ke Rumah

Ketua RT 1/5 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara- lokasi Kalijodo berada, yakni Timan (70), menyebut orang-orang Sulawesi mulai datang ke Kalijodo sejak tahun 1965-an.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved