Perempuan Menggoda eks Kalijodo Berkeliaran di Kolong Tol Pluit

Dua perempuan berpakaian celana pendek, sekitar 20 sentimeter di atas lutut. Bajunya juga tampak ketat. Sedangkan satu laki-laki

Perempuan Menggoda eks Kalijodo Berkeliaran di Kolong Tol Pluit
Kahfi Dirga Cahya
Suasana di permukiman liar kolong Tol Pluit 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Saat itu langit baru berganti dari sore menuju malam. Namun kolong Tol Pluit sudah tampak gelap. Dari kejauhan datang tiga orang, dua perempuan dan satu laki-laki.

Dua perempuan berpakaian celana pendek, sekitar 20 sentimeter di atas lutut. Bajunya juga tampak ketat. Sedangkan satu laki-laki tersebut memakai baju lengan dan celana panjang.

BACA: 19 PSK Kalijodo Layani 81 Tamu, Mucikari Untung Rp 7,2 Juta

Dari kejauhan sayup-sayup terdengar obrolan ketiganya. Salah satunya tentang terjadinya keributan di kolong Tol Pluit. Keributan tersebut terjadi di salah satu tempat di bagian tengah kolong Tol Pluit.

"Kalau di sini jangan macam-macam. Kita kan segan sama Daeng R (inisial)," nasihat salah satu perempuan kepada pria tersebut.

Seakan sudah dimengerti konsekuensinya, nama 'Daeng' tak lagi disebut. Ketiganya kemudian terlibat obrolan yang sama dan terus berulang. Di sela-sela pembicaraan soal keributan, ketiganya juga terlibat obrolan ringan satu sama lain.

BACA: Model Ganteng Ajak Baby Margaretha Kencan dengan Bayaran Gede

Obrolan tersebut terdengar memakai bahasa vulgar. Namun, dari amatan Kompas.com, mereka sudah biasa dengan obrolan tersebut, sebab tak ada canggung di antara mereka.

"Kaki gue udah gemeter aja ini, 'main' aja belum," kata salah satu perempuan.

Main di sini sebagai pengganti kata-kata vulgar dari si perempuan. Dari obrolan mereka mengisyarakatkan bahwa mereka pekerja seks komersial (PSK). Sebab, beberapa kali menyinggung soal tempat kerja.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved