Orang Pelit Rentan Stres, Orang Dermawan Bebas dari Jantungan

Tim peneliti Queensland University of Technology Australia menemukan bahwa sifat kikir ternyata mempengaruhi kadar stres.

Orang Pelit Rentan Stres, Orang Dermawan Bebas dari Jantungan
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Menjadi orang hemat memang cepat bikin kaya. Tetapi studi terbaru menemukan sifat kikir ternyata mempengaruhi kadar stres.

Hal tersebut terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh tim dari Queensland University of Technology (QUT) di Brisbane, Australia.

Para responden dalam penelitian ini diukur respon fisiologisnya saat mereka menjalankan simulasi tawar-menawar finansial.

Mereka yang membuat penawaran relatif rendah mengalami lebih banyak stres dibandingkan yang membuat penawaran tinggi.

Hasil penelitian ini sudah diterbitkan di jurnal PLOS ONE.

Peneliti mengukur detak jatung selama pertukaran itu.

Pemain yang membuat penawaran rendah, juga yang menerima tawaran akhir rendah, didefinisikan studi itu 40 persen dari total jumlah atau kurang, mengalami peningkatan detak jantung. Peningkatan detak jantung ini mirip dengan kondisi seseorang yang stres.

Menurut para peneliti, eksperimen ekonomi yang mengukur detak jantung ini merupakan yang pertama.

Penelitian ini ingin mengukur stres mental ketika berhubungan dengan uang dan pembuatan keputusan.

Namun peneliti juga menegaskan peserta yang kikir mungkin juga mengalami stres karena perasaan bersalah.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved