BangkaPos/

Sebelum Ditahan Ivan Haz Dibesuk Istri dan Anaknya yang Masih Balita

Polda Metro Jaya menahan Anggota DPR Ivan Haz sebagai tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap pembantunya

Sebelum Ditahan Ivan Haz Dibesuk Istri dan Anaknya yang Masih Balita
Kompas.com/Akhdi martin pratama
Anggota DPR RI Fraksi PPP, Ivan Safriansyah alias Ivan Haz mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (29/2/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menahan Anggota DPR Ivan Haz sebagai tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap pembantunya, Toipah.

Sebelum ditahan, Ivan Haz dibesuk istrinya. Keduanya bertemu di ruang penyidik.

Bahkan, sang istri juga membawa anak mereka yang masih berusia di bawah lima tahun (balita)l.

Namun ketika ditanya wartawan, Ivan Haz dan istrinya memilih bungkam.

Keduanya langsung berjalan terburu-buru menggendong anaknya. Diikuti dari belakang, seorang perempuan yang mendampingi.

Usai bertemu dengan sang suami sebelum mendekam di balik jeruji besi, sang istri yang menggunakan hijab langsung masuk ke mobil dan bergegas meninggalkan Polda Metro Jaya.

‎Untuk diketahui, Senin (29/2/2016) malam, penyidik Polda Metro Jaya resmi menahan Ivan Haz .

‎Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, mengatakan Ivan Haz telah mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan pada pembantunya, Toipah selama Juni-September 2015.

Meskipun Ivan Haz mengakui perbuatannya namun tetap saja tidak meloloskan anggota DPR itu dari penahanan selama 20 hari ke depan di tahanan Polda Metro.

"‎Jadi yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya terhadap fakta yang kami sampaikan. Tadi juga saya sudah bicara langsung," beber Krishna, Senin (29/2/2016) malam, di Polda Metro.

Mantan Kapolsek Penjaringan ini juga mengklaim pihaknya sudah memiliki cukup bukti dan unsur pasal yang disangkakan pada Ivan Haz juga terpenuhi.

"Dia kami sangkaan Pasal 44 dan 45 UU no 23 tahun 2004 tentang KDRT‎. Soal seberapa sering dia melakukan penganiayaan masih didalami. Untuk istrinya status masih saksi,"tambah Krishna.

Untuk diketahui politikus dari Partai PPP ini seharusnya diperiksa penyidik Polda Metro pada Selasa (23/2/2016) lalu namun mangkir dengan alasan ‎ada urusan pekerjaan dan meminta pemeriksaan diundur hingga seminggu kedepan.

Lantaran tidak hadir, penyidik langsung melayangkan panggilan kedua bagi anak mantan Wakil Presiden RI, Hamzah Haz itu pada Senin (29/2/2016) ini.

Termasuk lantaran Ivan Haz adalah anggota DPR RI, penyidik juga berkirim surat pada MKD atas sangkaan pidana yang dikenakan terhadap Ivan Haz, dimana dia telah berstatus tersangka sejak Jumat (19/2/2016) lalu.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help