BangkaPos/

Waspada Dispenser yang Jarang Dibersihkan Jadi Sarang Penyakit

Tanpa disadari penggunaan dispenser setiap hari membuat kotoran menumpuk.

Waspada Dispenser yang Jarang Dibersihkan Jadi Sarang Penyakit
net
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM - Dispenser merupakan alat yang digunakan untuk mendinginkan atau menghangatkan air dalam waktu yang relatif cepat. Penggunaannya hampir tiap hari, hingga jarang untuk dibersihkan.

Tanpa disadari penggunaan dispenser setiap hari membuat kotoran menumpuk.

Berikut penjelasan cara membersihkan dispenser, agar penyakit yang bisa jadi timbul dari kotoran yang tidak sengaja terminum akan terminimalisir.

Untuk mendapatkan kualitas air minum yang baik, sebaiknya setiap 6 minggu dispenser dibersihkan.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pertumbuhan mikroba bakteri yang dapat menyebabkan kram perut, diare, dan masalah pencernaan lainnya.

Bagaimana caranya?

Cabut kabel listrik yang tersambung. Angkat galon dan pastikan tidak ada sisa air yang tertinggal di dalam wadah dispenser. Lalu, campurkan 1 sdt (5 ml) cuka dengan 1 liter air.

Tuangkan ke dalam wadah dispenser, diamkan selama 2 menit hingga 5 menit. Jangan terlalu lama merendam wadah dispenser dengan campuran cuka, karena untuk menghindari korosi plastik.

Selanjutnya, isi wadah dispenser dengan sedikit air, lalu buang air tersebut. Lakukan sebanyak 4 kali. Pastikan tidak ada campuran cuka yang tertinggal di dalam dispenser.

Selain cuka, bisa juga menggunakan 2 sdm air jeruk lemon.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help