Prostitusi Online di Apartemen Mewah Terbongkar

Polisi membongkar praktik prostitusi online di apartemen mewah di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung.

Prostitusi Online di Apartemen Mewah Terbongkar
https://img.okezone.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Polisi membongkar praktik prostitusi online di apartemen mewah di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat.

BACA: Istri Sahrul Gunawan Curhat ‘Hari Ini Kita Teman Esok Bisa Jadi Musuh’

Informasi yang dihimpun Tribun, pengungkapan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Arcamanik itu berlangsung Selasa (1/3/2016) sekitar pukul 16.30 WIB.

BACA: 6 Cara Berpakaian Ini Bisa Tonjolkan Keindahan Payudara Anda Lho

Unit Reskrim Polsek Arcamanik menggerebek salah satu kamar apartemen di lantai 10 apartemen tersebut.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol, mengatakan, penyidik mengamankan lima wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK), dua pria yang diduga sebagai mucikari, dan tiga pria yang diduga sebagai pelanggan.

BACA: MA Sahkan Munas Bali, Elite Golkar Pun Bahagia

Mereka diamankan setelah unit Reskrim Polsek Arcamanik melakukan penyelidikan selama 15 hari setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya praktik prostitusi di apartemen tersebut.

BACA: Preman Pangkalpinang Ini Ternyata Aniaya Anak Perempuan Gara-gara Tersinggung Dibentak

"Mereka ditangkap di dua kamar berbeda yang ada di lantai 10 apartemen," kata Yoyol di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (2/3/2016).

BACA: Unik Tapi Ngeri, Jalan Kaca di Tebing 100 Meter

Adapun dua pria yang diduga mucikari tersebut berinisial S alias Diki (23), warga Desa Cipancar, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, dan ARP (18), warga Jalan Stasion, Kota Bandung.

Adapun lima PSK yang ikut diamankan, yakni ES (21), A (19), T (19), MA (22), dan R (21).

BACA: Wanita-wanita Ini Sungguh Terlalu Cantik untuk Jadi Bintang Film Dewasa

"Para PSK ini berasal dari berbagai daerah dari Jabar. Tidak ditemukan dari Kota Bandung. Kasus ini masih kami selidiki lagi dan masih kami dalami terkait dengan praktik postitusi online di Kota Bandung," ujar Yoyol.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved