Wuuuuih, Showroom Motor Bekas Harno Ternyata Isinya Motor Curian Semua

Harno Winggo (46), penadah motor curian rupanya membuka showroom motor bekas di daerah Kunduran, Kabupaten Blora.

Wuuuuih, Showroom Motor Bekas Harno Ternyata Isinya Motor Curian Semua
Tribun Jateng/Muh Radlis
Harno Winggo (46) warga Sulur Sari, Grobogan yang didor aparat kepolisian karena melawan saat hendak ditangkap 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

BANGKAPOS.COM, SEMARANG - Harno Winggo (46), penadah motor curian rupanya membuka showroom motor bekas di daerah Kunduran, Kabupaten Blora.

Motor yang dipajang dan dijual di showroom miliknya itu tak lain adalah motor hasil pencurian dari Kota Semarang.

Kedok itu terbongkar setelah tim resmob Polrestabes Semarang menggerebek showroom miliknya.

Sebelumnya, polisi mengembangkan keterangan dari seorang pelaku pencurian sepeda motor yang mengaku menjual motor curiannya kepada Harno.

Harno mengaku, motor curian yang dijual di showroom miliknya itu dipasok oleh pelaku pencurian sepeda motor kelompok Mranggen.

"Saya dapat dari Ompong, Bagong, Yayuk, Kipli sama Warso, mereka itu kelompok Mranggen," kata Harno, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (5/3/2016).

Untuk memuluskan usahanya, Harno ternyata juga menyertakan STNK motor yang akan dijualnya. STNK tersebut dipesan Harno dari sindikat pencurian rumah kosong.

"Jual pakai STNK. STNK itu asli tapi tidak sesuai dengan nomor mesin dan rangka motor. Kerjanya jaringan, Harno memesan STNK kepada sindikat pencurian rumah kosong," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto.

Nomor rangka dan mesin serta plat nomor yang tertera di motor kemudian dicetak ulang oleh Harno.

"Nomornya dicetak ulang lagi sesuai yang di STNK," kata Harno.(*)

(Penulis: Muh Radlis / Tribun Jateng)

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help