Breaking News

Mie dan Kerupuk di Tempat Ini Mengandung Boraks

Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bangka juga menemukan dua jenis mie dan kerupuk mengandung boraks.

Mie dan Kerupuk di Tempat Ini Mengandung Boraks
Bangkapos.com/Riyadi
Data sampel pangan yang diketahui mengandung residu pestisida dan borak, hasil temuan dan uji dari Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bangka tahun 2016. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bangka juga menemukan dua jenis mie dan kerupuk mengandung boraks di Kecamatan Sungailiat.

Makanan berboraks tersebut ditemukan pada 29 Januari dan 16 Februari lalu di tempat terpisah.

Mie mengandung bahan pengawet ini, yakni mie basah dan mie bolong, sedangkan kerupuk yang juga mengandung boraks jenis kerupuk beleng.

Temuan ini terungkap ke masyarakat umum setelah data tertulis dari Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pemkab Bangka 2016, tentang Pengawasan Keamanan Pangan Kabupaten Bangka tersebut terpublikasi ke media sosial (medsos).

Data temuan mie dan kerupuk positif mengandung boraks tersebut satu paket dengan data temuan beras berpestisida temuan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Bangka.

Di data tertulis yang sudah terpublikasi di facebook (FB) tersebut, dijelaskan tentang nama-nama sampel barang, jenis uji, hasil (hasil uji) dan asal sample, baik beras merek RM dan Sendok, juga mie basah, mie bolong dan kerupuk beleng yang mengandung boraks.

Mie basah ini ditemukan di salah satu warung bakso di Kecamatan Sungailiat, mie bolong ditemukan di Gang Raya Sungailiat, 29 Januari lalu, sedangkan mie basah ditemukan di penjual sayur keliling dan di salah satu warung bakso kecamatan setempat 16 Februari lalu.

Hasil uji sample yang dilakukan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bangka, mie bolong, mie basah dan kerupuk beleng tersebut, diketahui positif mengandung boraks.

Tulisannya juga cukup jelas dan yang dinyatakan positif mengandung baik residu pestisida (untuk sample beras) semua di stabilo warna kuning cerah.

Untuk mie basah, mie bolong dan kerupuk beleng, tulisannya juga jelas dan distabilo dengan warna sama.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Bangka Toni Mirza mengatakan, sample mie basah, mei bolong dan kerupuk beleng tersebut, akan diperiksa di lab, untuk diketahui apakah kandungan boraknya masih dan di bawah ambang batas atau tidak.

"Kita turun ke lab, untuk melakukan pemeriksaan dan uji untuk mengetahui berapa besar kandungan borak di mie dan kerupuk tersebut, nanti kalau ada hasilya akan diumukam ke publik," kata Toni Mirza, Minggu (5/3/2016).

Penulis: riyadi
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved