Rumah Asli Melayu Bangka Masih Bertahan di Dusun Sadap

Di wilayah ini juga dapat disaksikan kehidupan suku asli Melayu Bangka yang masih mempertahankan ‎adat istiadatnya.

Rumah Asli Melayu Bangka Masih Bertahan di Dusun Sadap
Bangkapos.com/Iwan Satriawan
Rumah tradisional Melayu Bangka berupa rumah panggung berdinding kulit kayu, beratap daun nipah yang masih bisa ditemukan di Dusun Sadap Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dusun Sadap Desa Perlang Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah ‎tidak saja menawarkan eksotisme objek wisata Air Terjun Sadap.

Di wilayah ini juga dapat disaksikan kehidupan suku asli Melayu Bangka yang masih mempertahankan ‎adat istiadatnya.

Salah satunya adalah rumah asli warga Melayu Bangka tempo doeloe berupa rumah panggung beratap daun nipah dan berdinding kayu kulit berlantai kayu.

Rumah berdinding kayu ini hingga tahun 80an masih bisa di temukan di perkampungan Pulau Bangka, namun kini sudah sulit ditemukan karena sudah berganti rumah beton permanen.

Kehidupan masyarakat tradisional Melayu Bangka yaitu berkebun lada juga masih dipertahankan masyarakat setempat.

Disini hijaunya tumbuhan lada yang berbaris rapi di tiang perambatnya dapat disaksikan ‎disepanjang perjalanan menuju air terjun Sadap.

Sekdes Perlang ‎Haizir mengungkapkan warga Desa Perlang dan Dusun Sadap mayoritas berasal dari daerah Tua Tunu Pangkalpinang.

"Perlang ini memang unik, dari bahasa saja beda dengan orang Koba karena masih menggunakan bahasa Tua Tunu. Tapi uniknya kalau ‎ada orang Koba datang kesini warga biasnya menyesuaikan dengan bahasa Koba," ungkap Haizir.

Ia mengisahkan awalnya penghuni Perlang berjumlah 10 orang KK yang datang dari Tua Tunu menyusuri pantai pada zaman penjajahan Belanda.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved