Sambil Ngopi di Warkop Ini Bisa Begituan Disediakan Kamar dan Kasur

Prostitusi berkedok warung kopi itu tampak acak-acakan dengan botol bekas minuman keras tergeletak di ruang belakang warung.

Sambil Ngopi di Warkop Ini Bisa Begituan Disediakan Kamar dan Kasur
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Warung kopi Thoriq Sulistiyo terbilang minim. Warung bercat merah dengan ukuran 3x5 meter itu berjarak sekitar 1 kilometer dari kantor Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Bangunan semi permanen ini berada di gang sempit, jalan Timbul Cipedak, Jagakarsa.

Pantauan Tribun, prostitusi berkedok warung kopi itu tampak acak-acakan dengan botol bekas minuman keras tergeletak di ruang belakang warung.

prostitusi

Ilustrasi

Kendati berukuran mini, warung kopi ini menyediakan kasur tanpa sprei. Kasur tanpa sprei tersebut berada di ruang tengah.

Kasur tanpa sprei ini diduga menjadi tempat pemuas nafsu hidung belang terhadap para ABG yang dibina Thoriq.

Thoriq mematok tarif Rp 300.000 sampai Rp 400.000 untuk layanan seks singkat. Ia juga menyediakan kondom saat layanan diberikan kepada pelanggan.

Usai melayani tamu, ABG itu berbagi hasil dengan Thoriq. Biasanya, tarif dibagi dua, 50 persen untuk Torik, dan 50 persen untuk ABG. Namun, terkadang Thoriq meminta lebih dengan alasan biaya operasional.

Saat menggerebek warung kopi Thoriq, polisi menemukan barang bukti berupa memory card 4GB yang berisi foto korban dan tersangka, dua buah kondom, uang tunai Rp 700.000.

prostitusi

Ilustrasi
Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help