Puluhan Warga Mencret Bersamaan Saat Hajatan

Satu persatu warga yang muntah-muntah terlihat berdatangan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas Lingga.

Puluhan Warga Mencret Bersamaan Saat Hajatan
Tribun Pontianak/Tito Ramadhani
Seorang wanita yang disebut warga sebagai tuan rumah, saat melakukan pemeriksaan. Wanita ini juga diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan saat hajatan di rumahnya. 

BANGKAPOS.COM, PONTIANAK - Satu persatu warga terlihat berdatangan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas Lingga, Jl Trans Kalimantan, Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (14/3/2016) malam.

Puluhan warga dari empat RT di Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Kubu Raya itu keracunan usai menyantap hidangan dalam sebuah hajatan warga setempat.

Seorang wanita yang disebut-sebut sebagai istri tuan rumah pemilik hajatan, terlihat lemah dan menjalani pemeriksaan untuk kemudian dipasangi infus oleh petugas kesehatan.

Kepala Puskesmas Lingga, dr William Daniel Napitupulu mengungkapkan sekitar pukul 21.00 WIB, ia mendapatkan informasi dari petugas puskesmas bahwa banyak pasien yang datang ke puskesmas, dengan gejala muntah-muntah dan mencret.

"Setelah kami periksa, kemungkinan besar mereka keracunan makanan. Jadi semua kami tangani, sampai saat ini tercatat sudah ada 52 pasien yang datang ke Puskesmas Lingga, untuk mendapatkan perawatan," ungkapnya usai memberikan penanganan medis kepada warga, Selasa (15/3/2016) dini hari.

Selain petugas medis Puskesmas Lingga, bantuan tenaga medis juga didatangkan dari Puskesmas Kuala Mandor dan Puskesmas Ambawang.

"Selain itu, kami juga mendapatkan bantuan dari teman-teman Brigeck, jadi total yang datang sekitar 30-an orang tenaga kesehatan," katanya.

Informasi yang diperoleh dr William, ada kemungkinan masih ada lagi penambahan pasien yang datang ke puskesmas.

"Mungkin ada sekitar lima hingga sepuluh orang lagi yang akan datang," ujarnya.

Gejala awal menurut dr William, warga terlihat muntah dan mencret. Dikhawatirkan akan terjadi kekurangan cairan. Untuk itu, penanganan pertama yang diberikan petugas medis dengan merehidrasinya, untuk menjaga cairan tubuh pasien tetap.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help