Yan Megawandi Minta Bantuan Profesor Ini Atasi Anomali Perekonomian Babel

Yan Megawandi menyebut banyak keanehan yang terjadi pada perekonomian di Bangka Belitung.

Yan Megawandi Minta Bantuan Profesor Ini Atasi Anomali Perekonomian Babel
Bangkapos.com/dok
Kepala Bappeda Babel, Yan Megawandi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Bappeda Pemprov Bangka Belitung Yan Megawandi menyebut banyak anomali atau keanehan yang terjadi pada perekonomian di Bangka Belitung.

Ia mencontohkan terjadi akrobatik yang luar biasa pada tahun 2015. Saat itu, inflasi di Babel pada bulan Juni tertinggi di Indonesia, namun pada bulan Juli justru menjadi paling rendah di Indonesia.

"Ini membingungkan. Jadi Prof Bustanul bisa membantu kami bagaimana caranya memahami untuk selanjutnya mengatasi masalah ini," harap Yan saat musrenbang Kabupaten Bangka 2017 di Tanjung Pesona Beach Resort and Spa, Selasa (15/3/2016).

Begitu juga mengenai angka pengangguran bertambah cukup signifikan, ini menjadi warning untuk pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Babel.

Pada tahun 2011 angka pengangguran sebesar 3,61 persen tetapi 2015 lonjakannya hampir dua kali lipat menjadi 6,29 persen. Diakuinya hal ini kontra dengan angka kemiskinan yang justru menurun.

"Penjelasan teman-teman BPS, pengaruh sektor pertambangan terutama timah ini pengejar sektor formal itu dengan matinya atau tidurnya sektor timah dalam satu tahun terakhir ada dua, yang pertama harga timah dunia yang tidak memberikan insentif untuk berproduksi, yang kedua ada penyempurnaan tata kelola timah," jelas Yan.

Kondisi ini juga dampak dari kedatangan Presiden Republik Indonesia ke Babel pada Juni 2015 lalu yang memerintahkan untuk benahi tata kelola timah. Jadi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama dua tahun ini turun mengawal kebijakan presisen tersebut sehingga semua mulai berhati-hati.

"Saya kira ini mengambarkan kondisi ekonomi Bangka Belitung dimana harga timah turun dan kegiatan di sektor timah juga turun, karena itu sektor formal yang bekerja di timah sangat berpengaruh dan sektor formal lainnya berkaitan dengan timah. Itu yang kita lihat angka pengangguran meningkat," beber Yan.

Sedangkan di sektor kemiskinan mengapa angka tidak naik dengan naiknya angka pengangguran dan pertumbuhan ekonomi turun menurutnya dari informasi BPS kemiskinan di Babel mayoritas terjadi di pedesaan karena angka pertanian bagus yang mengangkat perekonomian di tingkat desa.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved