Home »

Seleb

Aneh, Penggemar Nike Ardilla Terus Bertambah

Kepergian Nike Ardilla pada 19 Maret 1995 lalu tak membuat para penggemarnya lupa.

Aneh, Penggemar Nike Ardilla Terus Bertambah
Istimewa
Almarhumah Nike Ardilla.

BANGKAPOS.COM - Kepergian Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau yang lebih dikenal dengan panggilan Nike Ardilla pada 19 Maret 1995 lalu tak membuat para penggemarnya lupa kepada sosok wanita yang cantik dan rupawan ini.

Meski sudah bertahun-tahun meninggal dunia, namun sosok Nike selalu ada dihati penggemarnya yang tergabung dalam NAFC (Nike Ardila Fans Club).

Dalam sejarah di Indonesia, sosok seperti ini mungkin belum pernah dialami oleh selebriti lainnya.

Bukannya berkurang, penggemar Nike justru selalu bertambah setiap tahunnya. Padahal, wujud Nike tak pernah terlihat selama 21 tahun sejak kematiannya terjadi.

Fenomena ini memang terbilang aneh, namun inilah yang terjadi. Buktinya, ribuan orang datang berbondong-bondong mendatangi makam Nike Ardila setiap tahunnya.

Tak hanya mengenang kematian Nike, NAFC juga datang dihari lahir Nike pada 27 Desember 1975, tanggal penting tersebut nyaris tak pernah absen bagi NAFC.

Biasanya, selain kegiatan doa, penggemar juga mengulang film-film Nike untuk ditonton bersama, atau sekedar berkaraoke dengan menyanyikan lagu-lagu Nike yang sempat hits ditahun 80 atau 90an.

Wajar saja, semasa hidup, Nike dikenal sebagai sosok yang ramah. Meski ketenaran sudah dalam genggamannya, namun, wanita kelahiran Bandung 27 Desember 1975 ini tak pernah sombong dengan apa yang diraih.

Dengan kesederhanaannya, Nike justru dicintai banyak orang. Buktinya, diusianya yang sangat muda Nike berhasil mendirikan SLB untuk anak-anak tunagrahita pada 1992 di dekat rumah orang tuanya di Bandung.

Pada anak-anak yang berkebutuhan khusus itu, Nike selalu sayang, Ia tak segan mencium bahkan memeluk anak-anak yang memiliki kondisi tak umum pada anak lainnya, misalnya air liur yang terus keluar, hidung yang terus meler dan sebagainya. Dimata Nike mereka tetap anak-anak yang harus mendapatkan kehangatan dan kasih sayang.

Soal prestasi tak perlu ditanya lagi album terakhir sebelum dirinya meninggal yang berjudul 'Sandiwara Cinta' behasil menembus 5 juta Copy.

Tak hanya di Indonesia, penghargaan untuknya sampai ke Malaysia dan Singapura, di mana ia pernah menggelar konser tunggal, serta Brunei Darussalam.

Editor: fitriadi
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help