BangkaPos/

Yusril Lancarkan Serangan, Pendukung Ahok Pun 'Bungkam'

"Mereka bilang, wajar kalau Ahok menerima karena aturan UU pilkada tidak melarang. kecuali jumlah sumbangannya melanggar ketentuan UU. Ahok juga ..."

Yusril Lancarkan Serangan, Pendukung Ahok Pun 'Bungkam'
Twitter
Yusril mulai menunjukkan taringnya dengan membuka dugaan gratifikasi sebesar Rp 4,5 miliar untuk Basuki Tjahaja Purnama. 

BANGKAPOS.COM, PALMERAH -- Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra mengunggah tulisan tentang dana sumbangan fantastis, yang diterima Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebesar Rp 4,5 miliar termasuk dalam gratifikasi.

BACA: Temuan Baru, Firaun Ramses III Diduga Mati Karena Digorok

Dengan tegas, Yusril mengatakan bahwa sumbangan tersebut bukan lagi dugaan gratifikasi, tapi jelas merupakan gratifikasi.

"Ada yang masih ngotot mengatakan, sumbangan Rp 4,5 miliar yang diakui Ahok untuk pencalonannya bukan gratifikasi. Saya tanya, apa alasan Anda?" ungkap mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) tersebut dalam akun facebook, Senin (22/3/2016) malam.

BACA: Rekam Jejak Jessica Mulai Muncul ke Permukaan, Mau Disidang di Australia tapi Lari ke Indonesia

Yusril menulis proses tanya jawab dengan pendukung Basuki alias Ahok itu.

Dalam unggahannya tersebut, Yusril bertanya pasal mana yang menyatakan Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta boleh menerima sumbangan dana kampanye.

BACA: Inilah Video Warga yang Berlarian Usai Dua Ledakan Besar di Bandara Brussels

"Mereka bilang, wajar kalau Ahok menerima karena aturan UU pilkada tidak melarang. kecuali jumlah sumbangannya melanggar ketentuan UU. Ahok juga menurut mereka berani terbuka dan mau membuka rekening kampanye untuk pencalonan mereka. Jadi dimana gratifikasinya?"
Yusril masih melanjutkan arumentasinya secara lugas.

BACA: Kucing Ini Ternyata Gemar Mencuri Celana Dalam

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help