Gas Melon Langka, Hiswana Migas Sinyalir Banyak Konsumen Gas 12 Kg Pindah

Kelangkaan liquid petroleum gas (LPG) ukuran 3 kilogram (kg) atau sering disebut gas melon akhir-akhir ini dikeluhkan konsumen

Gas Melon Langka, Hiswana Migas Sinyalir Banyak Konsumen Gas 12 Kg Pindah
KOMPAS/MUKHAMAD KURNIAWAN
Ilustrasi tabung elpiji 3 kg. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kelangkaan liquid petroleum gas (LPG) ukuran 3 kilogram (kg) atau sering disebut gas melon akhir-akhir ini dikeluhkan konsumen di wilayah Pulau Bangka.

BACA: Ibu Hamil Ini Nekat Mencuri Bersama Suami di Minimarket

Menurut ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Dan Gas (Hiswana Migas) Suhendra, konsumen yang biasa menggunakan LPG 12 kg diduganya marak pindah menggunakan gas melon.

BACA: Makanan Sehat Ini Ternyata Bikin 'Joss' Saat Bercinta

"Kita mungkinkan seperti itu sehingga gas 3 kg itu akhir-akhir dikeluhkan konsumen justru langka di pasaran," kata Suhendra kepada bangkapos.com, Kamis (24/3/2016).

Terkait pasokan atau kuota LPG 3 kg justru menurutnya sampai saat ini tidak ada perubahan maupun pengurangan dari pihak PT Pertamina.

"Yang jelas sampai saat ini tidak ada pengurangan apapun soal gas 3 kg itu," katanya.

Hal serupa diungkapkan ketua Hiswana Migas kota Pangkalpinang, Husni Syahrial. Menurutnya alur atau pola pendistribusian gas LPG 3 kg itu sesungguhnya sudah diatur dalam aturannya dengan maksud agar konsumen dengan mudah mendapatkan gas melon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA: Ini Dia 5 Game Tersulit di Dunia

Halaman
123
Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved