Gas Melon Langka, Hiswana Migas Sinyalir Banyak Konsumen Gas 12 Kg Pindah

Kelangkaan liquid petroleum gas (LPG) ukuran 3 kilogram (kg) atau sering disebut gas melon akhir-akhir ini dikeluhkan konsumen

Gas Melon Langka, Hiswana Migas Sinyalir Banyak Konsumen Gas 12 Kg Pindah
KOMPAS/MUKHAMAD KURNIAWAN
Ilustrasi tabung elpiji 3 kg. 

"Kalau menurut aturannya atau alur distribusinya gas 3 kg itu dari agen ke pangkalan dan selanjutnya dari pangkalan langsung ke konsumen," kata Bujang sapaan akrab pria itu.

Sementara agen LPG sendiri khususnya di wilayah Pangkalpinang saat ini cuma ada dua agen sedangkan total agen di pulau Bangka saat ini mencapai sekitar 11 agen.

BACA: Pria Ini Langsung Minta Maaf Usai Dicum Transgender Tercantik di Dunia

Meski begitu ditegaskanya pihaknya sendiri selaku lembaga yang menaungi para pelaku usaha migas di wilayah Kota Pangkalpinang justru menyampaikan pemberitahuan kepada seluruh pangkalan LPG 3 kg untuk melayani pembelian oleh para pengecer atau toko-toko dan warung.

BACA: Ternyata Ada Kawah Raksasa di Bawah Segitiga Bermuda

Ketika disinggung soal pasokan gas ke tiap-tiap pangkalan yang tersebar di wilayah Kota Pangkalpinang menurut Bujang sesungguhnya bervariasi namun kisarannya antara 80 hingga 90 tabung LPG 3 kg.

"Jadi setiap pangkalan itu harus melayani pembelian gas 3 kg itu dan tidak boleh pangkalan tersebut menjual untuk warung atau toko-toko," jelasnya seraya ia menambahkan sesuai peraturan gubernur Babel harga eceran tertinggi (HET) resmi per tabung LPG 3 kg itu, yakni senilai Rp 16 ribu khusus di tingkat pangkalan.

BACA: Ternyata Ini Alasan Zaskia Gotik Coret Jawaban '17 Agustus' Jadi '32 Agustus'

Terpisah Kepala Depo PT Pertamina Pangkal Balam, Gatot Widiyanto melalui stafnya bidag Gas (LPG), Hairul saat dikonfirmasi bangkapos.com soal kelangkaan LPG 3 kg di pasaran hingga kondisi tersebut sempat dikeluhkan konsumen namun justru ia tidak dapat memberikan keterangan terkait hal itu.

BACA: Inilah Tanda-tanda Pria Alami Puber Kedua

Halaman
123
Penulis: ryan augusta
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved