Kartu Nyangkut di Mesin ATM, Uang Rp 35 Juta Raib

Huslinun terpaksa kehilangan tabungannya sebesar Rp 35 juta, dan akhirnya melapor Polresta Palembang.

Kartu Nyangkut di Mesin ATM, Uang Rp 35 Juta Raib
KOMPAS/ANTONY LEE
Ilustrasi: Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri di Kompleks PT Riset Perkebunan Nusantara di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/1/2013) dini hari dibobol. Pelaku membawa kabur uang tunai setelah membuka brankas dengan menggunakan las. Kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi di lokasi yang sama setahun yang lalu.

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Kasus hilangnya sejumlah saldo di dalam rekening tabungan, setelah Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM)nya tersangkut di dalam mesinnya kali ini kembali terjadi.

Yang menjadi korbannya ialah Huslinun (70), warga Jalan Makrayu Lorong Tanjung Burung Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang Provinsi Sumsel. Akibatnya, Huslinun terpaksa kehilangan tabungannya sebesar Rp 35 juta, dan akhirnya melapor Polresta Palembang.

Dihadapan petugas, Huslinun mengatakan, kejadian tersebut bermula saat ia hendak mengambil uang di mesin ATM yang berada di kawasan Perumahan Walet Emas Jalan Sultan Mansyur Kecamatan IB II, Minggu (27/3).

Saat memasukkan kartu ATM miliknya, tiba-tiba kartunya tersebut tersangkut di dalam mesin ATM. Hal tersebut tentu saja membuatnya panik. Tiba-tiba ada seorang pria yang masuk ke dalam ATM tersebut dan berpura-pura membantu.

"Sekolah dikotak-katik ternyata kartu ATM saya itu tidak keluar juga," ujarnya saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Setelah dikotak-katik dan mesin ATM tersebut dipencet-pencet, ternyata kartu ATM milik Huslinun tak juga dapat keluar. Menyerah, membuat pria tersebutpun langsung pergi meninggalkan Huslinun.
"Katanya dia tidak bisa, jadi dia keluar dan pergi," terangnya.

Setelah beberapa saat pria tersebut keluar meninggalkan Huslinun. Ponselnya pun berdering. Ia mendapatkan pesan singkat dari bank yang berbunyi jika dirinya telah melakukan transfer sebesar Rp 35 juta.

"Padahal saya tidak melakukan transfer. Mungkin orang yang pura-pura menolong tadi, karena sebelum dia masuk, saya sudah menekan pin saya. Saya harap pelakunya bisa ditangkap," harapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIK MH melalui KA SPKT Aipda Novi Arianto mengatakan laporan korban sudah diterima dengan LP/B-824/III/2016/Sumsel/Resta.

"Anggota sudah lakukan cek TKP. Sekarang sedang kami dalami. Untuk korban serta saksi sudah kami mintai keterangan," katanya. (tribun sumsel)

Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help