Aturan Tambang Diperketat, Omset SPBU Selindung Menurun Drastis

sejak pasca tambang tersebut BBM jenis solar dan premium rata-rata omset turun karna pembelian masyarakat sepi.

Aturan Tambang Diperketat, Omset SPBU Selindung Menurun Drastis
Bangka Pos / Yudistira Gatra
Seorang petugas Nozel SPBU 24.331.69, Selindung Baru, Pangkalpinang, mengisi BBM jenis premium, Kamis (31/3/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudistira Gatra Praja

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pasca tambang timah yang diperketat di pulau Bangka pengaruhi omset dari dua jenis BBM di SPBU 24.331.69, Selindung Baru, Pangkalpinang.

Bagian Teknis Lapangan SPBU, Selindung Baru, Topan menyampaikan, sejak pasca tambang tersebut BBM jenis solar dan premium rata-rata omset turun karna pembelian masyarakat sepi.

"Sejak pasca pertambangan di perketat sepi penjualan, berdampak juga dengan omset kami. Untuk saat ini penurunan omset penjualan pasca timah ini untuk jenis premium itu sekitar 40-50 persen dan solar sekitar 80 persen. ditambah lagi sekarang mana saingan banyak, SPBU sudah banyak," papar Topan, kepada bangkapos.com, Kamis (31/3/2016).

Ia merasakan, BBM jenis solar banyak penurunan penjualan. Karna sebelum pengaruh pasca tambang jenis ini tiga sampai empat jam sudah bisa menghabiskan delapan ton, sekarang jumlah tersebut bisa seminggu.

Ia menyampaikan, untungnya kondisi pasca tambang ini SPBU pihaknya masih merasakan sedikit setabil dalam penjualan.

Namun tidak ada kerugian omset hanya ada penurunan saja. (N5)

Penulis: Yudistira Gatra
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved